BPJS Keliling Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan dan Pegawai Rutan Mamuju
diharapkan terjalin koordinasi yang semakin erat antara Rutan Mamuju dan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan dan pegawai dapat terus berjalan optimal dan berkelanjutan.
Mamuju, (INFO_PAS)--Tim dari BPJS Kesehatan Cabang Mamuju melaksanakan kunjungan dalam rangka program BPJS Keliling bagi Warga Binaan dan pegawai di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Lobi Rutan, Jumat (06/02).
Program BPJS Keliling ini bertujuan memberikan kemudahan akses layanan administrasi dan informasi seputar jaminan kesehatan, seperti pengecekan status kepesertaan, konsultasi layanan, perubahan data, hingga edukasi terkait hak dan kewajiban peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran layanan jemput bola ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta memastikan seluruh Warga Binaan dan pegawai memperoleh akses layanan kesehatan secara optimal.
Dalam pelaksanaannya, tim BPJS Kesehatan memberikan pendampingan langsung dan responsif terhadap berbagai pertanyaan peserta. Antusiasme terlihat dari Warga Binaan dan pegawai yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan status dan layanan kesehatan mereka tetap aktif dan sesuai ketentuan.
Kepala Subseksie Pengelolaan, Ardiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami menyambut baik program BPJS Keliling ini karena sangat membantu Warga Binaan dan pegawai dalam memperoleh informasi serta layanan administrasi kesehatan secara langsung. Ini merupakan bentuk sinergi yang positif untuk memastikan hak atas layanan kesehatan dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran BPJS Keliling menjadi langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Rutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh Warga Binaan yang telah terdaftar sebagai peserta JKN dapat memastikan kepesertaannya aktif, sehingga apabila membutuhkan layanan kesehatan dapat segera terlayani tanpa kendala administratif. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan yang maksimal,” tambahnya.