Dari Instalasi Hidroponik ke Meja Konsumsi, LPKA Mamuju Panen Selada
LPKA Kelas II Mamuju Panen Selada, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Mamuju, Humas LPKA - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen selada hidroponik yang dilaksanakan di area instalasi hidroponik LPKA Mamuju. Selasa, (3/2/26).
Kegiatan panen ini dipetik langsung oleh Kepala LPKA Mamuju, bersama Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemas) serta anak binaan. Panen selada ini menjadi wujud nyata pemanfaatan teknologi pertanian sederhana namun efektif, sekaligus sarana pembinaan kemandirian bagi anak binaan.
Melalui budidaya selada hidroponik, LPKA Mamuju tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan konsumsi internal, tetapi juga memberikan pembelajaran praktis kepada anak binaan tentang keterampilan bercocok tanam modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat produktif selama menjalani masa pembinaan. Budidaya selada hidroponik ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang memanfaatkan lahan terbatas secara optimal dan ramah lingkungan.
Kepala LPKA Mamuju, Bambang menyampaikan bahwa program hidroponik ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan bekal hidup anak binaan setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan terbatas secara optimal.
Hasil panen selada hidroponik ini selanjutnya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di lingkungan LPKA Mamuju, sehingga memberikan nilai manfaat langsung dan berkelanjutan. Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di lingkungan LPKA Mamuju, hasil panen selada hidroponik juga diperjualbelikan kepada masyarakat sekitar.
Dengan adanya kegiatan ini, LPKA Mamuju berharap dapat terus mengembangkan inovasi pembinaan yang produktif, edukatif, dan berdampak positif bagi anak binaan serta lingkungan sekitar.