Dukung Program Ketahanan Pangan, BBRMP Sulbar Siap Dampingi Kegiatan Pertanian Rutan Mamuju
Karutan Mamuju dan Kepala BBRMP Sulbar
Mamuju, (INFO_PAS)--Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan pada kegiatan pertanian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju. Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala BBRMP Provinsi Sulawesi Barat, Repelita Kalallo, di sela-sela kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama tujuh mitra strategis, Senin (26/01).
Pendampingan yang akan diberikan oleh BBRMP Sulbar meliputi kegiatan penyuluhan pertanian, evaluasi pelaksanaan budidaya, serta pemilihan komoditas yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Rutan Mamuju sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Kepala BBRMP Provinsi Sulawesi Barat, Repelita Kalallo, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan teknis secara berkelanjutan.
“Kami siap mendampingi kegiatan pertanian di Rutan Mamuju melalui penyuluhan, evaluasi, dan pemilihan komoditas yang tepat. Pendampingan ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan keterampilan Warga Binaan di bidang pertanian,” ujar Repelita Kalallo.
Sementara itu, Kepala Rutan Mamuju, Sudirman, S.E., menyambut baik dukungan dan pendampingan dari BBRMP Sulbar. Ia menilai kerja sama ini sangat strategis dalam mengoptimalkan program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Mamuju.
“Kami mengapresiasi kesiapan BBRMP Sulbar dalam memberikan pendampingan pertanian. Kerja sama ini akan sangat membantu Rutan Mamuju dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program ketahanan pangan yang juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan,” ungkap Sudirman.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Rutan Mamuju terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan Warga Binaan.