Jelang Pelaksanaan Upacara, Rutan Majene Latih Warga Binaan Jadi Petugas Upacara sebagai Wujud Pembinaan Kepribadian Berbasis Nasionalisme

Rutan Majene Latih Warga Binaan Jadi Petugas Upacara

Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan latihan petugas upacara ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan guna menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air kepada warga binaan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun karakter warga binaan agar tetap memiliki semangat nasionalisme dan kedisiplinan, sekaligus memberikan kepercayaan kepada mereka untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang bernilai positif selama menjalani masa pembinaan di Rutan Majene,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan terhadap warga binaan tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan semata, tetapi juga pada penguatan mental, sikap, dan kepribadian sebagai bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat.


“Kami berharap, dengan diberikannya peran sebagai petugas upacara, warga binaan dapat belajar tentang arti tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta meningkatkan rasa percaya diri. Hal ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan agar mereka siap menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tegasnya.

 

Di sisi lain, salah seorang peserta magang nasional, Bayu, menuturkan bahwa keterlibatan peserta magang dalam kegiatan pelatihan petugas upacara ini menjadi pengalaman yang sangat berharga serta memberikan pemahaman langsung mengenai proses pembinaan warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.


“Kami sebagai peserta magang merasa mendapatkan pembelajaran yang luar biasa. Melatih warga binaan mengajarkan kami tentang kesabaran, komunikasi, dan kerja sama. Antusiasme serta kesungguhan mereka dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa program pembinaan seperti ini sangat bermanfaat dan perlu terus dilaksanakan,” ujar Bayu.

 

Sementara itu, salah seorang warga binaan, Ismul, menjelaskan bahwa dirinya merasa bangga dan bersyukur karena diberikan kepercayaan untuk menjadi bagian dari petugas upacara. Menurutnya, kegiatan latihan ini memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri.


“Kami merasa dihargai dan dipercaya. Melalui latihan ini, saya belajar untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan teman-teman. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri kami serta menjadi pengingat bahwa kami masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

 

IMPAS PRIMA

(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)

 

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan