Kakanwil Ditjenpas Sulbar Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Penguatan Pembinaan dan Layanan WBP

Pengarahan nasional Dirjenpas menekankan optimalisasi pembinaan, peningkatan layanan WBP, penguatan keamanan jelang Idul Fitri, serta inovasi pemanfaatan teknologi di jajaran Pemasyarakatan.

Mamuju – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ramdani Boy, Bc.IP., S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan pengarahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan secara nasional, Rabu (26/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Barat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil didampingi oleh Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan serta jajaran Bidang Pelayanan dan Pembinaan. Pengarahan ini bertujuan memperkuat pelaksanaan pembinaan narapidana dan anak binaan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

 

Dalam arahannya, Dirjenpas menekankan pentingnya optimalisasi program pembinaan yang berorientasi pada sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan mendukung reintegrasi sosial. Seluruh satuan kerja diminta memastikan bahwa setiap kebijakan dan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran.

 

Beberapa poin utama yang menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut antara lain pelaksanaan pemberian hak integrasi bagi WBP secara akuntabel, koordinasi bantuan pengamanan dengan TNI dan Polri menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri, serta pelaksanaan pemberian remisi secara serentak tanpa adanya remisi susulan, termasuk yang berkaitan dengan Hari Raya Nyepi maupun alasan sakit berkepanjangan.

 

Selain itu, Dirjenpas juga mendorong pemanfaatan teknologi, seperti pendeteksian sumber mata air melalui foto satelit untuk mendukung pembangunan sumur bor di lingkungan pemasyarakatan guna menjamin ketersediaan air bersih. Pendataan WBP yang berhasil menjadi wiraswasta setelah kembali ke masyarakat turut menjadi perhatian sebagai indikator keberhasilan program pembinaan kemandirian.

 

Upaya promosi hasil karya WBP juga menjadi bagian dari strategi pembinaan, salah satunya melalui pemajangan produk di gerai atau lounge Imigrasi guna meningkatkan nilai ekonomi serta rasa percaya diri warga binaan.

 

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Barat menyampaikan komitmennya untuk mengimplementasikan seluruh kebijakan secara optimal di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Barat. Hal ini diharapkan semakin memperkuat kualitas pembinaan, pelayanan, dan keberhasilan reintegrasi sosial WBP.

 

Kegiatan pengarahan berlangsung dengan aman dan lancar serta menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem yang profesional, akuntabel, dan berdampak positif bagi masyarakat.

 

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan