Karya Meubelair Warga Binaan Rutan Mamuju Kian Berkembang
perkembangan ini tidak terlepas dari konsistensi pembinaan yang diberikan.
Mamuju – Aktivitas pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju kembali menunjukkan progres menggembirakan. Unit bimbingan kerja meublair yang dikelola Warga Binaan kini semakin produktif, ditandai dengan bertambahnya pesanan dari masyarakat maupun internal pegawai, Senin (20/02).
Di Area Bimbingan Kerja, para Warga Binaan tampak fokus menyelesaikan sejumlah pesanan, mulai dari lemari katalog hingga kursi dengan desain sederhana namun fungsional. Setiap tahapan produksi—mulai dari pemotongan bahan, perakitan, hingga tahap akhir finishing—dilakukan dengan pengawasan petugas serta mengedepankan standar kualitas yang baik.
Kepercayaan konsumen terhadap hasil karya tersebut menjadi indikator bahwa keterampilan yang diasah selama masa pembinaan memberikan hasil nyata. Selain menghasilkan produk bernilai ekonomis, kegiatan ini juga membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab para Warga Binaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Iskandar, S.H., menyebut bahwa perkembangan ini tidak terlepas dari konsistensi pembinaan yang diberikan.
“Kami melihat adanya peningkatan kualitas dan kerapian hasil kerja. Pesanan yang terus masuk menjadi bukti bahwa karya Warga Binaan mampu diterima dan bersaing. Ini tentu menjadi bekal penting bagi mereka setelah menyelesaikan masa pidana,” ungkap Iskandar.
Melalui program pembinaan berbasis keterampilan tersebut, Rutan Kelas IIB Mamuju terus mendorong terciptanya Warga Binaan yang produktif dan siap berkontribusi secara positif ketika kembali ke lingkungan masyarakat.