LPKA Mamuju Hadirkan Layanan Wartel Gratis, Pererat Komunikasi Anak Binaan dengan Keluarga
LPKA Mamuju Hadirkan Layanan Wartel Gratis, Pererat Komunikasi Anak Binaan dengan Keluarga
Mamuju, Humas LPKA - LPKA Kelas II Mamuju terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan pembinaan yang humanis serta berorientasi pada pemenuhan hak anak binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan layanan Wartel (Telepon dan Video Call) gratis bagi anak binaan sebagai sarana komunikasi dengan keluarga. Layanan ini bertujuan untuk menjaga hubungan emosional anak binaan agar tetap terjalin dengan baik selama menjalani masa pembinaan.
Melalui fasilitas wartel ini, anak binaan dapat melakukan panggilan telepon maupun video call dengan keluarga sesuai jadwal yang telah ditentukan. Komunikasi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung kesehatan mental anak binaan, memberikan ketenangan batin, serta memotivasi mereka untuk mengikuti seluruh program pembinaan dengan lebih disiplin dan penuh kesadaran.
Kepala LPKA Kelas II Mamuju, Bambang, menyampaikan bahwa penyediaan layanan wartel gratis merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab negara dalam memenuhi hak anak binaan. “Layanan wartel ini kami sediakan agar anak binaan tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga mereka. Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap proses pembinaan, karena dapat memberikan semangat, motivasi, dan rasa tenang bagi anak binaan,” ujar Bapak Bambang.
Beliau juga menegaskan bahwa pelaksanaan layanan wartel dilakukan secara terjadwal dan berada di bawah pengawasan petugas, sehingga tetap berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, anak binaan juga diberikan arahan agar memanfaatkan fasilitas ini secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan adanya layanan wartel gratis ini, LPKA Mamuju berharap proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Komunikasi yang terjaga antara anak binaan dan keluarga diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan anak binaan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.