Gema Ramadhan di Rutan Mamuju, Narapidana Fokus Perbaiki Diri

Bulan Ramadan hadir sebagai ruang jeda yang menenangkan. Puasa mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, serta kesadaran penuh dalam setiap aktivitas

MAMUJU -Malam kedua puluh dua Bulan Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju melaksanakan kegiatan Shalat Tarawih Berjamaah yang diikuti diikuti seluruh Warga Binaan beragama Islam dan petugas serta diawasi langsung oleh Staf Pelayanan Tahanan dan diback up oleh Regu Pengamanan Malam, Piket Staf Shalat Tarwih dan petugas dari Bapas Polewali bertempat di Masjid At-Taubah (11 /03).

Adapun yang membawa Khutbah Tarawih pada malam ini yakni Ust. Rahmat Salu, S. Pd. I. Ust. Rahmat dalam ceramahnya menyampaikan bahwa bulan Ramadan selalu hadir membawa suasana yang berbeda. Perubahan jam makan dan tidur pada bulan Ramadan, mengubah ritme hidup secara keseluruhan. Di tengah dinamika aktivitas sehari-hari yang harus diseimbangkan dengan ibadah, bulan Ramadan sejatinya menjadi momentum strategis untuk melakukan upgrade diri, baik secara spiritual maupun jasmani. 

"Bulan Ramadan hadir sebagai ruang jeda yang menenangkan. Puasa mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, serta kesadaran penuh dalam setiap aktivitas. Di sinilah bulan Ramadan menjadi titik refleksi untuk merenungkan perjalanan sejauh ini. Di lingkungan perkuliahan, pembelajaran dan tugas biasanya tetap berjalan. Bahkan, organisasi beserta aktivitasnya pun dirancang relevan dengan bulan Ramadan agar dapat menyemarakkan serta memaknai bulan penuh berkah tersebut," pungkasnya.

Penceramah menambahkan Ramadhan menghadirkan intensitas ibadah yang meningkat. Shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, i’tikaf, dan berbagai amalan sunnah menjadi penguat relasi vertikal antara hamba dan Tuhannya. Dalam suasana ini, hati yang mungkin selama sebelas bulan cenderung lalai, kembali dihidupkan. 

"Puasa melatih keikhlasan, karena ia adalah ibadah yang sangat personal—hanya Allah yang mengetahui secara pasti apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Disebutkan bahwa puasa adalah untuk Allah dan Allah sendiri yang akan membalasnya. Di sinilah nilai kejujuran dan integritas spiritual ditempa," tambahnya.

Selanjutnya dilaksanakan Shalat Tarawih secara berjamaah 08 (delapan) rakaat dan diakhiri dengan Shalat Witir dan Shalawat Badar serta Warga Binaan kembali ke kamar blok masing - masing.

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Pimpin Rapat Perdana
20 Jul 2026

Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Pim...

Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar pimpin rapat perdana di Mamuju, tegaskan penguatan sinergi, disiplin, dan inovasi...

Tegaskan Integritas dan Penguatan Kinerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Instruksikan Deteksi Dini di Seluruh UPT
20 Jul 2026

Tegaskan Integritas dan Penguatan Kinerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said M...

Kakanwil Said Mahdar bersama Kabid Pembimbingan Eko Ari Wibowo instruksikan penguatan integritas dan deteksi dini kamtib...

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbaik III pada Peringatan Hari Koperasi Nasional
20 Jul 2026

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbai...

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbaik III