Peserta Magang Rutan Majene Hadirkan Inovasi Roda Literasi sebagai Sarana Pembinaan Edukatif Warga Binaan
Peserta Magang Rutan Majene Hadirkan Inovasi Roda Literasi sebagai Sarana Pembinaan Edukatif
MAJENE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene menciptakan inovasi Roda Literasi di Rutan Kelas IIB Majene, Rabu (13/5). Kegiatan ini merupakan gagasan dari peserta Magang Nasional Rutan Majene sebagai upaya menghadirkan metode pembelajaran dan literasi yang lebih menarik bagi warga binaan.
Inovasi tersebut berupa media berbentuk rak buku menggunakan roda putar yang berisi berbagai kategori literasi, seperti pengetahuan umum, motivasi, kosa kata, hingga poster edukatif yang dapat digunakan dalam kegiatan pembinaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir, serta partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti kegiatan pembinaan di Rutan Majene.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa inovasi tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dikemas secara kreatif agar warga binaan lebih tertarik untuk belajar.
“Melalui Roda Literasi ini, kami ingin menghadirkan suasana pembinaan yang lebih interaktif dan menyenangkan. Literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir positif dan menambah wawasan warga binaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pengembangan kualitas diri warga binaan.
“Kami berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga warga binaan memiliki semangat untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.
Di sisi lain, salah seorang peserta magang, Arni, menuturkan bahwa ide tersebut lahir dari keinginan untuk membuat kegiatan literasi terasa lebih menarik dan tidak monoton.
“Kami mencoba menghadirkan media yang sederhana, tetapi mampu membuat warga binaan lebih aktif dan antusias saat mengikuti kegiatan pembinaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses pembuatan Roda Literasi dilakukan secara kolaboratif bersama peserta magang lainnya dengan menyesuaikan kebutuhan pembinaan di Rutan Majene.
“Kami berharap inovasi ini bisa memberikan manfaat dan menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi warga binaan,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan, Alwi, merasa bersyukur atas adanya kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru selama menjalani masa pembinaan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat kami lebih semangat untuk belajar. Selain menambah pengetahuan, suasana pembinaan juga jadi lebih menyenangkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar warga binaan memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri selama berada di Rutan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena memberikan dampak positif bagi kami. Dengan adanya pembinaan yang kreatif seperti ini, kami merasa lebih termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.
IMIPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)