Ramadhan Bulan Pengendalian Hawa Nafsu
Banyak jenis nafsu, seperti nafsu makan, minum, harta, dan lain-lain. Semuanya bersifat duniawi yang apabila kita tidak mampu mengendalikannya maka kita akan menjadi budak hawa nafsu tentu saja dapat mengarahkan kita pada kerusakan
Mamuju, (INFO_PAS)--Malam kesepuluh Bulan Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju melaksanakan kegiatan Shalat Tarawih Berjamaah sekaligus Safari Ramadhan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi barat yang diikuti seluruh Warga Binaan beragama Islam dan petugas serta diawasi langsung oleh Staf Pelayanan Tahanan dan diback up oleh Regu Pengamanan Malam, Piket Staf Shalat Tarwih dan petugas dari Bapas Polewali bertempat di Masjid At-Taubah (27/02).
Adapun yang membawa Khutbah Tarawih pada malam ini yakni Ust. K.H. Namru Asdar, S.Ag. K.H. Namru dalam ceramahnya mengatakan bahwa manusia memiliki hawa nafsu dan berpuasa merupakan salah satu cara untuk melatih mengendalikan hawa nafsu.
"Banyak jenis nafsu, seperti nafsu makan, minum, harta, dan lain-lain. Semuanya bersifat duniawi yang apabila kita tidak mampu mengendalikannya maka kita akan menjadi budak hawa nafsu tentu saja dapat mengarahkan kita pada kerusakan. Ramadhan tidak sebatas menahan haus dan lapar, tetapi bagaimana umat muslim bisa mengendalikan hawa nafsunya," ucapnya.
Penceramah menambahkan oleh karena itu, puasa adalah salah satu amalan kita untuk mengendalikan hawa nafsu. Selama Bulan Ramadhan seorang muslim diminta untuk menjauhi makan dan minum, Puasa bukan mematikan hawa nafsu. Tapi melatih hati (nurani) untuk mengambil alih kendali kehidupan dan bukan dikendalikan oleh hawa nafsu.
"Manfaatkan momentum ini sebaik mungkin, dengan memperbanyak amalan-amalan dan meningkatkan kualitas ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT," tambahnya.
Selanjutnya dilaksanakan Shalat Tarawih secara berjamaah 08 (delapan) rakaat dan diakhiri dengan Shalat Witir dan Shalawat Badar serta Warga Binaan kembali ke kamar blok masing - masing.