Ramadhan Jadi Momentum Muhasabah, WBP Rutan Mamuju Khusyuk Ikuti Tarawih Malam ke-11
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin digelar selama bulan Ramadhan, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran spiritual serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Rutan Mamuju.
Mamuju, (INFO_PAS) – Nuansa spiritual semakin terasa di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju pada malam ke-11 Ramadhan 1447 H. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam bersama jajaran petugas melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah, Jumat (28/02), dalam suasana aman dan tertib.
Kegiatan ibadah tersebut mendapat pengawasan langsung dari Staf Pelayanan Tahanan serta dukungan Regu Pengamanan Malam, Piket Staf, dan petugas dari Bapas Polewali. Sinergi pengamanan dan pembinaan ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Tausiyah Tarawih disampaikan oleh Ust. H. Syukri Mondang, S.Ag., yang mengangkat tema tentang pentingnya rasa syukur atas nikmat umur dan kesehatan sehingga masih diberi kesempatan bertemu bulan suci Ramadhan.
Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan berharga untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. “Kesempatan hidup hingga Ramadhan tahun ini adalah anugerah. Dengan kesehatan, kita bisa memaksimalkan puasa, shalat, tadarus, dan berbagai amal kebaikan lainnya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak para Warga Binaan untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik balik kehidupan, memperbanyak amal shalih seperti shalat sunnah Tarawih, Tahajud, Witir, zikir, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan kepedulian melalui infak dan sedekah.
Rangkaian ibadah malam itu dilaksanakan sebanyak delapan rakaat Tarawih, dilanjutkan dengan Shalat Witir dan Shalawat Badar. Setelah selesai, para Warga Binaan kembali ke blok hunian masing-masing dengan tertib.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin digelar selama bulan Ramadhan, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran spiritual serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Rutan Mamuju.