Rutan Pasangkayu Gelar Upacara Peringatan Harkitnas Ke-118 Tahun 2026

Upacara Harkitnas ke-118 di Rutan Pasangkayu menjadi momen membangkitkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan harapan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.

Pasangkayu, 20 Mei 2026 — Lapangan Kantor Rutan Kelas IIB Pasangkayu tampak berbeda pada Rabu pagi. Barisan pegawai dan warga binaan berdiri rapi mengikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 dengan penuh khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terkait pedoman pelaksanaan Harkitnas Tahun 2026 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, serta Surat Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan mengenai pelaksanaan upacara hari besar nasional dan apel bersama ASN di lingkungan kementerian terkait.

Meski dilaksanakan secara sederhana di lingkungan rutan, suasana upacara terasa penuh makna. Tidak hanya menjadi agenda tahunan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan harapan bagi seluruh peserta upacara, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan. Dari wajah-wajah yang berdiri di bawah terik matahari pagi, terlihat kesungguhan dan perhatian saat amanat upacara dibacakan. Banyak di antara mereka mengikuti jalannya kegiatan dengan tenang dan penuh penghayatan.

Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” terasa sangat dekat dengan kehidupan di dalam rutan. Semangat menjaga tunas bangsa tidak hanya dimaknai sebagai menjaga generasi muda di luar sana, tetapi juga menjaga harapan dan masa depan setiap warga binaan agar dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik. Nilai itulah yang coba dihadirkan melalui upacara Harkitnas tahun ini. Di tengah keterbatasan, warga binaan diajak untuk tetap memiliki semangat memperbaiki diri dan tidak kehilangan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Interaksi hangat antara petugas dan warga binaan juga menjadi pemandangan yang memberi kesan tersendiri dalam kegiatan tersebut. Para petugas tampak mendampingi dengan pendekatan yang humanis, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib namun tetap penuh kekeluargaan. Tidak sedikit warga binaan yang terlihat lebih percaya diri dan antusias saat mengikuti upacara. Bagi mereka, kegiatan seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pengingat bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan menata kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Dalam amanat yang disampaikan saat upacara, pihak Rutan Kelas IIB Pasangkayu mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial. Kebangkitan bangsa, menurutnya, dimulai dari kesadaran setiap individu untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menjaga persatuan. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar dapat dipahami dan dirasakan oleh seluruh peserta, terutama warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.

Peringatan Harkitnas di Rutan Kelas IIB Pasangkayu kali ini juga menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan dapat tumbuh di mana saja, termasuk di balik tembok rumah tahanan. Semangat kebangkitan tidak hanya milik mereka yang berada di luar, tetapi juga milik mereka yang sedang berusaha memperbaiki kesalahan dan memulai hidup baru. Melalui kegiatan ini, warga binaan diingatkan bahwa masa lalu bukan akhir dari segalanya, dan setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.

Di akhir kegiatan, suasana hangat masih terasa di antara peserta upacara. Sebagian warga binaan tampak saling berbincang dengan tenang, sementara para petugas memberikan arahan dan motivasi dengan pendekatan yang lebih dekat dan bersahabat. Momentum sederhana itu menjadi gambaran bahwa pembinaan bukan hanya tentang aturan dan kedisiplinan, tetapi juga tentang menumbuhkan harapan dan rasa kemanusiaan.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, Rutan Kelas IIB Pasangkayu berharap semangat nasionalisme dan tekad untuk berubah dapat terus tumbuh dalam diri seluruh warga binaan maupun pegawai. Sebab pada akhirnya, kebangkitan bangsa tidak hanya dibangun lewat kata-kata besar, tetapi juga melalui langkah kecil, ketulusan, dan kesempatan kedua yang diberikan kepada sesama manusia.

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan