Safari Ramadhan Kakanwil Ditjenpas Sulbar di LPKA Kelas II Mamuju 2026
Kegiatan Safari Ramadhan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran Kanwil Ditjenpas Sulbar, petugas, dan Anak Binaan sekaligus memperkuat pembinaan spiritual di bulan suci
Mamuju – Alunan rebana dan selawat dari kelompok Hadrah Anak Binaan menyambut hangat kedatangan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ramdani Boy, di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju, Selasa (10/03/2026). Agenda Silaturahmi Ramadhan kali ini menjadi panggung pembuktian bagi Anak Binaan bahwa keterbatasan di dalam lembaga bukanlah penghalang untuk melakukan transformasi diri dan mengukir prestasi religi yang membanggakan melalui ajang Festival Ramadhan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.30 WITA ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi Kantor Wilayah, petugas pemasyarakatan, serta Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP). Suasana Ramadhan di LPKA Mamuju tahun ini terasa semakin bermakna dengan hadirnya partisipasi masyarakat sekitar dalam rangkaian Festival Ramadhan. Kehadiran warga ini memberikan dukungan moral yang nyata bagi proses reintegrasi sosial Anak Binaan, menciptakan harmoni yang indah antara institusi dan lingkungan sosial masyarakat.
Dalam laporannya, Kepala LPKA Kelas II Mamuju, Bambang Suryanto, menyampaikan bahwa Silaturahmi Ramadhan ini merupakan puncak dari Festival Ramadhan yang dirancang khusus untuk menggali potensi spiritual Anak Binaan. Acara dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para juara lomba keagamaan, di mana penghargaan diberikan baik kepada Anak Binaan maupun peserta dari masyarakat umum yang telah antusias mengikuti berbagai kompetisi syiar Islam tersebut.
“Fokus utama kami adalah memastikan anak-anak ini memiliki kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih kuat. Kehadiran Bapak Kakanwil hari ini, ditambah interaksi positif dengan warga sekitar melalui lomba-lomba religi dalam Festival Ramadhan, adalah bukti bahwa mereka didukung sepenuhnya dalam proses hijrah ini. Prestasi yang mereka raih adalah bekal berharga untuk masa depan mereka kelak,” ujar Bambang Suryanto dengan penuh rasa syukur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ramdani Boy, dalam arahannya menekankan bahwa pembinaan karakter Anak Binaan adalah prioritas utama yang harus selaras dengan integritas petugas. Beliau menggarisbawahi bahwa perubahan perilaku positif yang ditunjukkan anak-anak merupakan cerminan dari keberhasilan pelayanan dan bimbingan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh jajaran.
“Bulan suci ini adalah waktu terbaik bagi Anak-anak Binaan untuk melakukan 'revolusi diri'. Saya sangat bangga melihat mereka tampil percaya diri melalui hadrah dan kompetisi religi. Pelayanan yang prima dan humanis adalah wujud nyata integritas kita dalam menjamin masa depan mereka. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen bimbingan agar mereka menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Ramdani Boy.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan secara simbolis kepada para pemenang lomba Festival Ramadhan. Penghargaan yang diterima oleh Anak Binaan dan warga masyarakat menjadi simbol kolaborasi yang indah dalam merayakan nilai-nilai keagamaan di bulan suci. Sorotan utama tetap tertuju pada kemajuan signifikan yang ditunjukkan Anak Binaan dalam penguasaan ilmu agama selama masa pembinaan di LPKA.
Kegiatan kemudian ditutup dengan Kultum inspiratif, doa bersama, dan buka puasa berjamaah yang diikuti oleh seluruh hadirin. Suasana kekeluargaan terlihat saat Anak Binaan dan warga sekitar berbaur dengan khidmat dalam pelaksanaan Sholat Maghrib, Isya, hingga Tarawih berjamaah, menutup rangkaian kegiatan dengan pesan damai dan harapan baru bagi seluruh jajaran.