Tingkatkan Motivasi Spiritual, Rutan Majene Gelar Siraman Rohani bagi Warga Binaan
Rutan Majene Gelar Siraman Rohani bagi Warga Binaan
Rutane, News – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene memberikan motivasi spiritual untuk warga binaan melalui siraman rohani di Masjid Raudhatul Ikhsan Rutan Kelas IIB Majene. Selasa (3/2). Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Rutan Majene dengan Kementerian Agama Kabupaten Majene.
Siraman rohani ini merupakan program pembinaan kepribadian rutin bagi warga binaan di rutan yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menyegarkan jiwa melalui nilai-nilai moral dan agama. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana pencerahan spiritual, muhasabah (introspeksi diri), mempererat silaturahmi antar sesama warga binaan, serta memotivasi warga binaan untuk memperbaiki diri, dan mempersiapkan bekal untuk kembali ke masyarakat. Adapun kegiatan ini kembali dipandu oleh Ustaz Arifuddin Roar.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan komitmen Rutan Majene dalam memenuhi hak spiritual warga binaan demi membentuk karakter yang lebih baik selama masa pidana.
"Pembinaan kepribadian melalui pendekatan agama adalah fondasi utama kami dalam merehabilitasi warga binaan. Kami ingin mereka tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mengalami pemulihan secara mental dan spiritual, sehingga rutan benar-benar menjadi tempat untuk berbenah diri," jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap bahwa melalui siraman rohani ini, seluruh warga binaan dapat benar-benar merenungi kesalahan masa lalu dan menjadikannya sebagai motivasi untuk bertransformasi menjadi pribadi yang berguna, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat saat bebas nanti.
"Saya berharap siraman rohani ini menjadi titik balik bagi mereka. Semoga nilai-nilai kebaikan yang disampaikan hari ini dapat diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari di dalam Rutan, serta menjadi bekal moral yang kuat saat mereka kembali berbaur dengan masyarakat nantinya," harapnya.
Di sisi lain, ustaz Arifuddin Roar mengajak warga binaan untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.
"Setiap manusia pernah melakukan kesalahan, namun sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat dan memperbaiki diri. Melalui siraman rohani ini, kita mengajak saudara-saudara kita di sini untuk tetap optimis menatap masa depan dan terus mempertebal keimanan sebagai pondasi kehidupan," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan, Abdullah Kai, menuturkan rasa syukurnya atas program ini karena membantunya merasa lebih tenang dan memberikannya pemahaman agama yang lebih mendalam sebagai bekal spiritual di dalam rutan.
"Kegiatan seperti ini sangat kami nantikan karena menjadi obat penyejuk hati di tengah masa sulit. Saya merasa lebih tenang dan tersadar bahwa pintu perbaikan diri selalu terbuka lebar selama kita memiliki niat yang tulus untuk berubah," tuturnya.
IMPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)