Wujudkan Deteksi Dini TBC
LPKA Mamuju Dukung Program Skrining ACF dan Terapi Pencegahan Bersama PT Cito Putra Utama
Mamuju, Humas LPKA - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan Indonesia Bebas Tuberkulosis (TBC) tahun 2030. Bertempat di LPKA Mamuju, kegiatan skrining tuberkulosis melalui metode Active Case Finding (ACF) dengan Chest X-Ray (CXR) serta inisiasi terapi pencegahan tuberkulosis dilaksanakan oleh Tim Vendor PT Cito Putra Utama yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Selasa (11/11/25).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendeteksi secara dini kemungkinan kasus TBC di lingkungan LPKA, khususnya bagi anak binaan dan jajaran petugas. Melalui skrining CXR, diharapkan potensi penularan penyakit TBC dapat diminimalkan, sekaligus memastikan kondisi kesehatan anak binaan tetap terjaga selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan Skrinning gejala dan CXR ini dilaksanakan dalam waktu 1 hari kepada Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Mamuju sebanyak 28 orang. Kegiatan dilaksanakan oleh 10 orang Tim Vendor X-Ray PT. Cito Putra Utama, 3 orang Dinas Kesehatan Kab. Mamuju, 2 orang Puskesmas Tampa Padang, dan didampingi oleh petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Mamuju.
Plh. Kepala LPKA Kelas II Mamuju, Yusran, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dan PT Cito Putra Utama atas kerja sama yang baik dalam pelaksanaan skrining TBC di lingkungan LPKA. Kegiatan ini sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit menular,” ujar Yusran .
Sementara itu, perwakilan dari PT Cito Putra Utama menjelaskan bahwa kegiatan skrining dengan metode Active Case Finding (ACF) ini bertujuan untuk menemukan kasus TBC secara aktif di lingkungan yang berisiko tinggi, termasuk lembaga pemasyarakatan dan pembinaan. Selain pemeriksaan menggunakan Chest X-Ray (CXR), tim juga melakukan inisiasi terapi pencegahan TBC (TPT) bagi mereka yang memiliki potensi terpapar namun belum menunjukkan gejala aktif.
Langkah ini sejalan dengan program nasional “TOSS TBC” (Temukan, Obati Sampai Sembuh) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI, guna mempercepat penurunan angka kasus tuberkulosis di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para anak binaan dan seluruh jajaran LPKA Mamuju dapat lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar. Sinergi lintas sektor antara LPKA, Kemenkes, Dinkes, dan PT Cito Putra Utama menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan lembaga pembinaan yang sehat dan bebas dari TBC.