Akselerasi Penyiapan Lahan SAE, Rutan Majene Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Limbah Kelapa
Akselerasi Penyiapan Lahan SAE
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan wadah edukasi pertanian yang produktif sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim SAE Tarukkung Rutan Majene yang diketuai oleh Munardi selaku Pembina Kemandirian dan dipantau langsung oleh Christy Jozef Thenu selaku Kepala Rutan Kelas IIB Majene.
Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembersihan area dari gulma, semak belukar, dan material sampah fisik, pemerataan struktur tanah menggunakan alat berat dan cangkul untuk memudahkan zonasi budidaya, pembuatan bedeng dengan menggunakan tali sebagai panduan pembatas, serta pemasangan sabuk kelapa yang dimanfaatkan sebagai pembatas bendengan.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Rutan Majene dalam mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan sekaligus sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan bagi warga binaan.
“Melalui SAE ini, kami tidak hanya menyiapkan lahan pertanian, tetapi juga menyiapkan mental, keterampilan, dan kemandirian warga binaan agar kelak mampu berdaya guna saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Tim SAE Tarukkung, Munardi, menuturkan bahwa pemanfaatan limbah kelapa sebagai bahan pembuatan bedeng merupakan bentuk inovasi sederhana yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan.
“Kami memaksimalkan potensi lokal yang ada di sekitar lokasi. Selain ekonomis, penggunaan limbah kelapa juga membantu menjaga struktur bedeng agar lebih rapi dan tahan lama,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan, Wawan, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan agar senantiasa berdampak positif.
“Kami sangat bersyukur bisa ikut terlibat langsung. Selain menambah pengetahuan tentang pertanian, kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif dan termotivasi untuk belajar mandiri,” harapnya.
IMPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)