Belajar Membaca, Menata Masa Depan: Harapan Baru dari Rutan Pasangkayu
Pembelajaran buta aksara di Rutan Kelas IIB Pasangkayu membuka kesempatan baru bagi warga binaan untuk membaca, menulis, dan membangun kepercayaan diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Belajar Membaca, Menata Masa Depan: Harapan Baru dari Rutan Pasangkayu
Selasa pagi, 13 Januari 2026, suasana Rutan Kelas IIB Pasangkayu terasa berbeda. Di salah satu sudut rutan, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) duduk dengan penuh perhatian, memegang buku tulis dan pensil. Mereka mengikuti kegiatan pembelajaran buta aksara, sebuah program pembinaan kepribadian yang membuka jalan baru bagi WBP untuk mengenal huruf, angka, dan makna belajar.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini digelar sebagai upaya nyata Rutan Pasangkayu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia WBP. Sasaran utamanya adalah warga binaan yang belum memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Melalui pembelajaran sederhana dan bertahap, mereka diajak memahami hal-hal mendasar yang selama ini belum pernah mereka kuasai.
Proses belajar berlangsung hangat dan penuh kesabaran. Staf pembina kepribadian bersama peserta magang mendampingi langsung para WBP, membantu satu per satu tanpa jarak. Senyum kecil terlihat saat ada yang berhasil menulis namanya sendiri, atau membaca kata demi kata dengan terbata namun penuh semangat. Bagi mereka, ini bukan sekadar belajar, tetapi juga membangun rasa percaya diri.
Manfaat kegiatan ini langsung dirasakan oleh WBP. Mereka merasa lebih dihargai, lebih mampu berkomunikasi, dan mulai memiliki harapan untuk hidup yang lebih baik setelah bebas nanti. Kemampuan dasar ini diharapkan menjadi bekal penting agar mereka lebih siap kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang mandiri.
Pembelajaran buta aksara di Rutan Kelas IIB Pasangkayu berjalan tertib, aman, dan lancar. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terprogram. Dengan langkah kecil melalui pendidikan dasar, rutan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menyalakan kembali harapan dan masa depan bagi warga binaan.