Ciptakan Kreativitas dalam Pembelajaran, Rutan Majene Gelar Kelas Belajar Aksara Menggunakan Media Balok Huruf
Rutan Majene Gelar Kelas BelajarAksara Menggunakan Media Balok Huruf
Kelas belajar aksara tersebut dipandu oleh peserta magang nasional Rutan Majene dan diikuti oleh tiga orang warga binaan. Adapun metode pembelajaran yang diberikan meliputi pengenalan huruf, latihan menulis huruf, hingga menulis kalimat sederhana dengan memanfaatkan media balok huruf agar pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa Rutan Majene senantiasa berkomitmen memberikan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan, termasuk pembelajaran aksara dan membaca bagi mereka yang belum memiliki kemampuan tersebut. Menurutnya, kemampuan mengenal huruf dan membaca merupakan bekal dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembelajaran aksara ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Dengan kemampuan membaca dan menulis, mereka diharapkan lebih siap menjalani kehidupan sosial serta mampu beradaptasi setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia mengapresiasi inovasi dan kreativitas peserta magang nasional yang menghadirkan metode pembelajaran menggunakan balok huruf sebagai media edukatif. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi warga binaan.
“Melalui pembinaan kepribadian ini, peserta magang memperoleh wadah untuk berinovasi dan berkreasi dalam kegiatan pembinaan sehingga kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia kerja dapat terasah. Di sisi lain, warga binaan juga memperoleh kemampuan membaca. Dari sini kita bisa melihat bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan, Ucok, merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan belajar membaca tersebut. Menurutnya, kemampuan membaca merupakan bekal penting dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam aktivitas sosial dan ekonomi.
“Saya sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Saya menyadari bahwa kemampuan membaca sangat dibutuhkan, terutama dalam dunia pekerjaan dan dalam menjalani aktivitas ekonomi sehari-hari,” ujarnya.
IMPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)