Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Bantuan Pupuk dan Bibit Tanaman dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan
Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Bantuan Pupuk dan Bibit Tanaman
Kepala Rutan, Christy J. Thenu, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari pendukung program pembinaan yang bertujuan memberikan bekal keterampilan praktis bagi warga binaan, khususnya di bidang budidaya tanaman. Dengan tersedianya pupuk dan bibit berkualitas, diharapkan warga binaan dapat mengembangkan kebun sayur serta tanaman produktif lainnya di dalam lingkungan rutan.
“Terima kasih kepada Balai Penyuluh Pertanian Kab. Majene, Program ini bukan hanya untuk mengisi waktu warga binaan, tetapi juga untuk membangun kemandirian, rasa tanggung jawab, serta kemampuan mereka dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pertanian,” ujarnya (Rabu, 19/11/2025).
Program pertanian yang digalakkan di dalam rutan bukan hanya bertujuan memanfaatkan lahan yang ada, tetapi juga sebagai langkah nyata mendukung pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Dengan adanya bantuan pupuk serta bibit berkualitas, diharapkan produktivitas kebun rutan semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan tanaman konsumtif.
“Pembinaan yang kami laksanakan kepada warga binaan, kami arahkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan. Dengan kemampuan bercocok tanam, mereka dapat lebih mandiri baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ucap Pengelola Pembinaan Kemandirian, Munardi.
Pendamping Penyuluh Pertanian, Nurul, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk optimalisasi lahan pertanian di lingkungan rutan, sekaligus menjadi sarana pembinaan yang produktif,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, pihak rutan berharap program pertanian dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang, baik selama masa pembinaan maupun setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
IMIPAS PRIMA
"Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel"