DWP dan PIPAS Rutan Majene Panen Bersama Hasil Perkebunan dan Berbagi kepada Masyarakat
DWP dan PIPAS Rutan Majene Panen Bersama Hasil Perkebunan
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan silaturahmi anggota PIPAS Cabang Rutan Majene dan pegawai, mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif Rutan Majene, serta meningkatkan kepedulian sosial dan membangun citra positif institusi Pemasyarakatan di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan panen hasil kebun berupa sayur kangkung yang merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Ketua PIPAS Cabang Rutan Majene didampingi Kepala Rutan dan anggota terjun langsung memetik sayur kangkung di area beranggang Rutan. Hasil panen kemudian dipilah dan dikemas secara higienis dalam kantongan plastik oleh WBP di bawah pengawasan pembina kemandirian untuk selanjutnya didistribusikan. Penyaluran hasil perkebunan dilakukan secara langsung kepada masyarakat di sekitar lingkungan Rutan Majene.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan bahwa kegiatan panen bersama ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian nyata jajaran Pemasyarakatan melalui pemberdayaan warga binaan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan perkebunan menjadi salah satu upaya pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali WBP dengan keterampilan produktif.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan bercocok tanam kepada warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DWP Rutan Kelas IIB Majene, Gerda Thenu Wattimury, menuturkan bahwa kegiatan panen dan berbagi ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antaranggota DWP dan PIPAS serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan bagi kami semua untuk senantiasa berbagi serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” harapnya.
Di sisi lain, salah seorang warga binaan, Asmadi, menuturkan bahwa dirinya merasa bersyukur dan bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan panen hasil perkebunan tersebut.
“Kami merasa senang karena diberi kepercayaan untuk mengelola kebun dan hasilnya bisa dibagikan kepada masyarakat. Ini menjadi pengalaman dan pelajaran berharga bagi kami,” tuturnya.
Kegiatan panen bersama dan berbagi kepada masyarakat ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, sejalan dengan nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.