Kakanwil Ditjenpas Sulbar Turun Langsung! Penguatan Total Petugas Lapas Polewali demi Integritas dan Keamanan
Ramdani Boy pimpin penguatan integritas dan tusi di Lapas Polewali. Fokus pada deteksi dini gangguan kamtib dan peningkatan budaya kerja bersih di Sulbar.
Polewali – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Barat, Ramdani Boy, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka penguatan tugas dan fungsi (tusi) kepada seluruh jajaran petugas di Lapas Kelas IIB Polewali, Senin (04/05). Kegiatan strategis ini merupakan langkah konkret pimpinan wilayah dalam memastikan setiap petugas memiliki integritas tinggi dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan pengamanan maupun pembinaan.
Dalam arahannya yang berlangsung di aula Lapas, Ramdani Boy menekankan bahwa profesionalisme dan disiplin adalah harga mati bagi setiap insan pemasyarakatan. Beliau mengingatkan bahwa posisi petugas sangat strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan serta penentu keberhasilan pembinaan warga binaan.
“Integritas bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus mendarah daging. Petugas harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, baik itu pungutan liar maupun peredaran barang terlarang,” tegas Ramdani Boy di hadapan para petugas Lapas Polewali.
Lebih lanjut, Kakanwil menginstruksikan penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Beliau menegaskan bahwa sinergi antarpetugas dan ketajaman dalam membaca situasi di dalam blok hunian adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Menurutnya, kewaspadaan tidak boleh kendur sedikit pun demi menjaga marwah institusi pemasyarakatan.
Merespons arahan tersebut, jajaran Lapas Kelas IIB Polewali menyambut positif penguatan langsung dari pimpinan wilayah ini. Kegiatan ini dianggap sebagai momentum penting untuk merefresh kembali semangat kerja yang bersih dan akuntabel sesuai dengan prinsip reformasi birokrasi. Diharapkan, melalui pembinaan intensif ini, seluruh petugas semakin solid dan tangguh dalam menjalankan fungsi pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan adanya penguatan total ini, Ditjenpas Sulawesi Barat kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.