Perkuat Kedisiplinan Petugas, Kanwil Ditjenpas Sulbar Gelar Pengecekan Satops Patnal Usai Apel Pagi
Ramdani Boy dan Ronald Heru pimpin pengecekan kedisiplinan personel melalui Satops Patnal usai apel pagi demi perkuat integritas petugas pemasyarakatan Sulbar.
Mamuju – Menindaklanjuti komitmen dalam menjaga integritas dan kedisiplinan jajaran, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pengecekan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Senin (11/05). Kegiatan ini dilaksanakan secara mendadak tepat setelah pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Wilayah.
Pengecekan ini meliputi pemeriksaan kelengkapan atribut seragam dinas, kerapian personel, hingga kelengkapan administrasi identitas diri seluruh pegawai. Satops Patnal bergerak secara teliti untuk memastikan bahwa setiap insan pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Sulbar tetap mematuhi kode etik dan standar penampilan yang telah ditetapkan oleh pusat.
Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, Ramdani Boy, menegaskan bahwa kewibawaan institusi dimulai dari kedisiplinan individu masing-masing petugas. Beliau menekankan bahwa Satops Patnal bukan sekadar badan pengawas, melainkan instrumen untuk menjaga marwah pemasyarakatan.
"Kedisiplinan adalah napas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran tetap tegak lurus pada aturan, mulai dari hal terkecil seperti atribut pakaian hingga perilaku kerja. Jika dari penampilan saja sudah tidak tertib, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan dan pengawasan yang maksimal? Saya ingin seluruh petugas menjadi teladan dalam integritas dan profesionalisme," tegas Ramdani Boy.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Basan Baran, dan Keamanan, Ronald Heru, memberikan pandangan dua arah mengenai pentingnya pengawasan internal secara berkala. Menurutnya, kepatuhan internal adalah fondasi bagi keamanan di Lapas dan Rutan.
"Dari perspektif keamanan dan ketertiban, kepatuhan petugas terhadap SOP merupakan deteksi dini yang paling mendasar. Jika petugas disiplin secara internal, maka potensi penyimpangan di lapangan dapat diminimalisir. Namun di sisi lain, kami juga memandang kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan karakter. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa kepatuhan bukan karena takut akan sanksi, melainkan kebutuhan untuk mewujudkan pelayanan publik yang akuntabel dan berwibawa," jelas Ronald Heru.
Hasil pengecekan hari ini menunjukkan bahwa secara umum jajaran Kanwil Ditjenpas Sulbar telah mematuhi ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan acak sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas tinggi di wilayah Sulawesi Barat.