Cegah Risiko Kecelakaan Kerja, Lapas Kelas III Mamasa Rutin Cek Kelayakan Alat Bimbingan Kerja
Pengecekan Rutin Alat Perkakas Bimker Lapas Mamasa Guna Menjamin Keamanan, Kelayakan, dan Efektivitas Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan
Mamasa – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Mamasa melaksanakan kegiatan pengecekan alat perkakas pada unit Bimbingan Kerja (Bimker), Kamis (07/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin pimpinan dan jajaran Lapas untuk menjaga kualitas pembinaan kemandirian serta memastikan seluruh sarana penunjang pelatihan keterampilan berada dalam kondisi aman dan memadai.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap peralatan yang ada di unit pelatihan kerja. Petugas mendata alat secara teliti, mencocokkannya dengan daftar inventaris, serta memeriksa kelayakan fungsi, keamanan, hingga tingkat keausan masing-masing perkakas. Alat yang dinilai tidak layak pakai segera dipisahkan untuk dilakukan perbaikan atau penggantian sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas III Mamasa menyampaikan bahwa perawatan dan pengecekan perkakas kerja ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman di dalam Lapas.
"Pengecekan berkala ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa proses pembinaan kemandirian berjalan dengan efektif tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Kami ingin memastikan warga binaan berlatih dengan peralatan yang layak dan aman, sekaligus menanamkan rasa tanggung jawab dalam merawat barang inventaris negara," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan staf pengelola Bimbingan Kerja Lapas Mamasa memberikan pandangan dua arah terkait kegiatan ini. Menurutnya, pemeliharaan alat perkakas ini memiliki dampak ganda bagi operasional dan pembinaan warga binaan.
"Dari sudut pandang operasional, pemeriksaan ini sangat krusial untuk mencegah potensi risiko kecelakaan kerja. Namun dari perspektif pembinaan, kami juga memberikan edukasi kepada warga binaan agar mereka turut aktif merawat alat tersebut. Hal ini secara tidak langsung melatih disiplin dan etos kerja mereka sebelum kembali ke masyarakat," jelas staf tersebut.
Dengan tersedianya sarana yang lengkap dan aman, Lapas Kelas III Mamasa berharap program pembinaan kemandirian dapat berjalan optimal, sehingga warga binaan dapat memperoleh keterampilan teknis yang matang dan bermanfaat sebagai bekal masa depan.