Panen 2.800 Kelapa, Rutan Majene Tingkatkan Keterampilan Produktif Warga Binaan di Lahan SAE
Lahan SAE, Wadah Pelatihan Warga Binaan
Majene – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene sukses melaksanakan panen raya sebanyak 2.800 butir kelapa di lokasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutane yang berlokasi di Lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Rabu (06/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan sebagai upaya meningkatkan keterampilan produktif warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan.
Kegiatan panen ini dipandu langsung oleh jajaran pembina kemandirian dan diikuti oleh sejumlah warga binaan yang terlibat aktif dalam pengelolaan lahan SAE. Selain bertujuan membekali mereka dengan keterampilan di bidang perkebunan, program ini juga dirancang untuk menanamkan etos kerja dan tanggung jawab sebagai bekal reintegrasi sosial.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa pemanfaatan SAE merupakan bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan agar memiliki hasil guna yang kompetitif.
"Kegiatan panen kelapa ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Majene berjalan secara konsisten dan memberikan hasil nyata. Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal positif untuk membuka peluang usaha di masa depan," jelas Christy Jozef.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Kemandirian Rutan Majene, Munardi, memberikan pandangan dua arah terkait teknis budidaya yang diterapkan. Menurutnya, keberhasilan panen ini merupakan buah dari kedisiplinan warga binaan dalam merawat lahan secara bertahap.
"Dari sisi teknis, warga binaan kami libatkan penuh dalam seluruh proses, mulai dari perawatan, pembersihan area, hingga teknik pemanenan agar mereka memahami alur kerja secara utuh. Namun dari sisi mental, keberhasilan memanen ribuan kelapa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri mereka bahwa keterampilan yang dipelajari di dalam rutan sangat berharga dan laku di pasar kerja saat mereka bebas nanti," tutur Munardi.
Kegiatan panen kelapa ini menjadi salah satu wujud komitmen Rutan Kelas IIB Majene dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek mental, tetapi juga penguatan keterampilan hidup (life skills) yang berkelanjutan bagi warga binaan di Sulawesi Barat.