Pembinaan Kemandirian Menjahit Jadi Sarana Merajut Kreatifitas Warga Binaan
Warga Binaan sedang menjahit
Mamuju, INFO_PAS--Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian sebagai bekal Warga Binaan menuju proses integrasi ke tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kegiatan pembinaan kemandirian menjahit yang dilaksanakan di Area Bimbingan Kerja (Bimker) Rutan Mamuju, Kamis (15/01).
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan tampak aktif dan fokus mengikuti proses menjahit, mulai dari pengoperasian mesin jahit hingga penyelesaian hasil produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang memiliki nilai guna serta peluang ekonomi setelah menjalani masa pidana.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Mamuju, Iskandar, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian menjahit merupakan salah satu program strategis dalam mempersiapkan Warga Binaan agar mampu mandiri dan berdaya saing saat kembali ke masyarakat.
“Kegiatan menjahit ini kami dorong sebagai sarana pembinaan kemandirian sekaligus persiapan integrasi sosial Warga Binaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, diharapkan mereka dapat lebih siap dan percaya diri saat kembali ke tengah-tengah masyarakat,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan pembinaan kemandirian dilaksanakan dengan pengawasan petugas serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
Melalui program pembinaan yang berkelanjutan dan terarah, Rutan Mamuju berkomitmen memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Warga Binaan.