Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, Rutan Majene dan PKBM Sinar Harapan Bangsa Bersinergi Tingkatkan Pendidikan Warga Binaan
Sinergi Tingkatkan Akses Pendidikan Warga Binaan
MAJENE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pendidikan Nonformal Program Kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Aula Rutan Kelas IIB Majene, Selasa (19/5). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Program kerja sama tersebut dilaksanakan antara Rutan Kelas IIB Majene dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sinar Harapan Bangsa sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan pendidikan nonformal bagi warga binaan, khususnya program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Majene bersama jajaran serta Ketua PKBM Sinar Harapan Bangsa beserta tim. Adapun kerja sama ini menjadi pedoman bagi kedua belah pihak dalam pelaksanaan pembelajaran, penyusunan program pendidikan, hingga pendampingan warga binaan selama mengikuti pendidikan kesetaraan di lingkungan Rutan Majene.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap warga binaan tetap memperoleh hak pendidikan yang layak sehingga dapat meningkatkan kualitas diri, pengetahuan, dan keterampilan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Majene,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program pendidikan nonformal ini diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter serta meningkatkan rasa percaya diri warga binaan ketika kembali ke masyarakat.
“Pendidikan menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan agar nantinya dapat kembali ke lingkungan sosial dengan lebih siap, produktif, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Nashiruddin, menuturkan bahwa program kesetaraan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang terus dioptimalkan oleh pihak Rutan.
“Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga bagaimana warga binaan mendapatkan kesempatan untuk berkembang, termasuk melalui pendidikan formal maupun nonformal,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak Rutan akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan belajar agar program berjalan secara maksimal.
“Kami berharap warga binaan dapat mengikuti program ini dengan baik sehingga mampu memperoleh ijazah kesetaraan yang nantinya berguna setelah selesai menjalani masa pidana,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PKBM Sinar Harapan Bangsa, Ashfahany, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dalam pelaksanaan program pendidikan di Rutan Majene.
“Kami siap mendukung dan melaksanakan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan dengan metode pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan peserta didik di lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan sarana penting dalam membuka peluang perubahan hidup bagi setiap individu.
“Kami berharap program ini dapat memberikan motivasi baru bagi warga binaan untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas IIB Majene berharap pelaksanaan program pendidikan nonformal dapat berjalan secara berkesinambungan sebagai bentuk nyata pemenuhan hak warga binaan sekaligus mendukung proses pembinaan yang humanis dan berorientasi pada reintegrasi sosial.
IMIPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)