Penebaran Bobot Ikan Lele
Program perikanan di Rutan Pasangkayu jadi ruang belajar dan harapan baru bagi warga binaan
Tebar Lele, Tebar Harapan: Warga Binaan Rutan Pasangkayu Belajar Bangun Masa Depan
Sabtu, 10 Januari 2026, suasana kolam perikanan di Rutan Pasangkayu tampak berbeda. Tawa kecil dan wajah penuh harap mengiringi penebaran ribuan benih ikan lele yang dilakukan bersama oleh petugas dan warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian, yang memberi ruang bagi warga binaan untuk belajar, bekerja, dan menata kembali masa depan mereka.
Program penebaran ikan lele ini ditujukan sebagai sarana pembinaan keterampilan perikanan yang sederhana namun bernilai nyata. Warga binaan terlibat langsung sejak persiapan kolam hingga pelepasan benih. Bagi mereka, kolam ini bukan sekadar tempat budidaya ikan, melainkan ruang belajar tentang tanggung jawab, kesabaran, dan kerja sama.
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga binaan. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis yang bisa digunakan setelah bebas nanti, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri karena diberi kepercayaan untuk mengelola usaha kecil secara berkelanjutan. “Rasanya senang, seperti punya harapan baru. Kami belajar dari nol dan melihat hasilnya nanti,” ungkap salah satu warga binaan dengan mata berbinar.
Penebaran benih lele juga menciptakan interaksi hangat antara petugas dan warga binaan. Kepala Rutan Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, hadir bersama jajaran, menyapa dan berbincang santai dengan warga binaan. Suasana yang terbangun terasa lebih akrab, menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang sentuhan manusiawi dan saling menghargai.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pasangkayu berharap pembinaan tidak berhenti di balik tembok, tetapi membawa perubahan nyata dalam hidup warga binaan. Dari kolam lele yang sederhana, tumbuh harapan akan kemandirian, bekal hidup, dan kesempatan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan bermartabat.