Program Ketahanan Pangan Warga Binaan Ikut Bersihkan Lahan Rutan Pasangkayu
Langkah awal program ketahanan pangan dimulai dari pembersihan lahan, menghadirkan semangat kebersamaan dan harapan baru bagi warga binaan.
Pasangkayu, 13 Januari 2026, Rutan Kelas IIB Pasangkayu memulai langkah nyata menuju ketahanan pangan dengan membersihkan lahan kosong di area branggang rutan. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan itu kini disiapkan sebagai ruang produktif untuk kegiatan pertanian yang melibatkan langsung warga binaan.
Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan yang tergabung dalam program ketahanan pangan, bersama petugas rutan. Sejak pagi, mereka bekerja bahu-membahu membersihkan semak, mengumpulkan rumput, dan merapikan area lahan. Suasana tampak hidup dan hangat; canda ringan sesekali terdengar di sela kerja, menunjukkan semangat kebersamaan yang tumbuh dari aktivitas sederhana namun bermakna.
Pembersihan lahan ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum memasuki tahapan berikutnya, seperti penggemburan tanah, penanaman bibit, hingga perawatan tanaman. Melalui proses bertahap ini, warga binaan tidak hanya dilibatkan sebagai tenaga, tetapi juga sebagai peserta pembelajaran, agar mereka memahami proses bertani dari awal hingga panen.
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga binaan. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, mereka memperoleh keterampilan baru, rasa percaya diri, dan harapan akan perubahan. Lahan yang dibersihkan bersama menjadi simbol bahwa dengan kerja dan kesempatan, sesuatu yang tampak tak berguna dapat diubah menjadi sumber kehidupan.
Program ini juga menjadi wujud pembinaan yang lebih manusiawi, di mana interaksi hangat antara warga binaan dan petugas terbangun secara alami di lapangan. Dari tanah yang mulai bersih itulah, Rutan Pasangkayu menanam bukan hanya bibit tanaman, tetapi juga benih harapan untuk masa depan yang lebih baik.