Rutan Kelas IIB Majene Gelar Tasyakuran sebagai Wujud Syukur, Refleksi, dan Penguatan Komitmen Pelayanan Berintegritas

Rutan Kelas IIB Majene Gelar Tasyakuran

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pencapaian kinerja Rutan Kelas IIB Majene sepanjang tahun 2025, sekaligus atas diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat solidaritas dan kebersamaan antarpegawai, menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik, serta menjadi sarana evaluasi dan refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan Tasyakuran ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Majene. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas capaian kinerja yang telah diraih serta keberhasilan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme. Selain itu, tasyakuran ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan dan integritas institusi ke depan.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk syukur atas capaian kinerja dan motivasi untuk berkomitmen menjalankan tugas dengan baik serta menjaga kualitas pelayanan dan integritas institusi ke depan,”

Di sisi lain, Kepala Subseksi Rutan Majene, Muhammad Thaha, merasa sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Predikat WBK menjadi bukti bahwa kerja keras dan kedisiplinan kami selama ini membuahkan hasil yang positif. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dengan lebih baik, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga binaan dan masyarakat. Kami merasa diakui dan dihargai atas dedikasi yang telah diberikan.

“Kami bangaa dan bersyukur atas pencapaian ini, tentunya kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang magang nasional Rutan kelas IIB Majene, Faikah, menuturkan bahwa kegiatan tasyakuran ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga karena dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah instansi pemerintah membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

 Lebih lanjut, ia memperoleh pemahaman tentang pentingnya reformasi birokrasi, tata kelola organisasi yang baik, serta nilai-nilai anti korupsi yang harus diterapkan sejak dini dalam dunia kerja.

“Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman belajar bagi kami khususnya pengetahuan bahwa sebuah instansi juga senantiasa membangun budaya kerja yang professional dan berintegritas dan bagaimana cara mempertahankan,” tuturnya.

 

IMPAS PRIMA

(Profesional, Responsif, Modern, Akuntabel)

Rutane, News – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene menggelar Tasyakuran Pencapaian Kinerja Tahun 2025 dan Perolehan Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sebagai momen refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur seluruh jajaran pegawai atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel bertempat di Aula Rutan Kelas IIB Majene, Sabtu (3/1).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pencapaian kinerja Rutan Kelas IIB Majene sepanjang tahun 2025, sekaligus atas diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat solidaritas dan kebersamaan antarpegawai, menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik, serta menjadi sarana evaluasi dan refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan Tasyakuran ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Majene. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas capaian kinerja yang telah diraih serta keberhasilan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme. Selain itu, tasyakuran ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan dan integritas institusi ke depan.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk syukur atas capaian kinerja dan motivasi untuk berkomitmen menjalankan tugas dengan baik serta menjaga kualitas pelayanan dan integritas institusi ke depan,”

Di sisi lain, Kepala Subseksi Rutan Majene, Muhammad Thaha, merasa sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Predikat WBK menjadi bukti bahwa kerja keras dan kedisiplinan kami selama ini membuahkan hasil yang positif. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dengan lebih baik, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga binaan dan masyarakat. Kami merasa diakui dan dihargai atas dedikasi yang telah diberikan.

“Kami bangaa dan bersyukur atas pencapaian ini, tentunya kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang magang nasional Rutan kelas IIB Majene, Faikah, menuturkan bahwa kegiatan tasyakuran ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga karena dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah instansi pemerintah membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

 Lebih lanjut, ia memperoleh pemahaman tentang pentingnya reformasi birokrasi, tata kelola organisasi yang baik, serta nilai-nilai anti korupsi yang harus diterapkan sejak dini dalam dunia kerja.

“Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman belajar bagi kami khususnya pengetahuan bahwa sebuah instansi juga senantiasa membangun budaya kerja yang professional dan berintegritas dan bagaimana cara mempertahankan,” tuturnya.

 

IMPAS PRIMA

(Profesional, Responsif, Modern, Akuntabel)

 

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Pimpin Rapat Perdana
20 Jul 2026

Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Pim...

Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar pimpin rapat perdana di Mamuju, tegaskan penguatan sinergi, disiplin, dan inovasi...

Tegaskan Integritas dan Penguatan Kinerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said Mahdar Instruksikan Deteksi Dini di Seluruh UPT
20 Jul 2026

Tegaskan Integritas dan Penguatan Kinerja, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Said M...

Kakanwil Said Mahdar bersama Kabid Pembimbingan Eko Ari Wibowo instruksikan penguatan integritas dan deteksi dini kamtib...

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbaik III pada Peringatan Hari Koperasi Nasional
20 Jul 2026

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbai...

PRIMKOPASINDO Rutan Majene Raih Penghargaan Koperasi Primer Konsumen Terbaik III