Rutan Majene Ikuti Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Secara Virtual
Rutan Majene Ikuti Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
MAJENE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene melaksanakan kegiatan sosialisasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini digelar secara virtual di Aula Rutan Majene, Selasa (31/3), dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pegawai terkait pentingnya pembangunan Zona Integritas, serta langkah-langkah strategis yang harus dilakukan dalam rangka meraih predikat WBK dan WBBM. Dalam pelaksanaannya, materi yang disampaikan mencakup enam area perubahan, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan upaya nyata dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang kuat dan konsisten dalam menjalankan tugas sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.
“Pembangunan Zona Integritas ini merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi dan komitmen dari seluruh pegawai agar tujuan menuju WBK dan WBBM dapat tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Zona Integritas Rutan Majene, Ichsanulhaq, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman seluruh pegawai terhadap indikator-indikator penilaian ZI. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif setiap individu dalam mendukung keberhasilan pembangunan Zona Integritas.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing dalam pembangunan Zona Integritas, sehingga setiap indikator yang telah ditetapkan dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh implementasi nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta menjaga integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Integritas dan konsistensi dalam bekerja menjadi kunci utama. Jika seluruh jajaran mampu menerapkan nilai-nilai tersebut, maka target menuju WBK dan WBBM bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Majene dapat semakin siap dan berkomitmen dalam mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, serta memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
IMIPAS PRIMA
(Profesional, Responsif, Integritas, Modern Akuntanbel)