Rutan Majene Jadikan Upacara Peringatan Hari Ibu sebagai Momentum Refleksi Nilai Pengabdian dan Kebersamaan

Rutan Majene Jadikan Upacara Peringatan Hari Ibu sebagai Momentum Refleksi Nilai Pengabdian

Mengusung tema “Merdeka Melaksanakan Dharma”, upacara ini bertujuan sebagai ruang refleksi akan pentingnya nilai kesabaran, keihklasan, dan ketulusan dalam menjalankan peran kehidupan layaknya seorang ibu. Adapun kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Majene, pejabat struktural, pegawai Rutan Majene, magang, serta ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Majene.

Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J Thenu, menuturkan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan momentum refleksi bersama untuk meneladani nilai ketulusan, kesabaran, dan pengabdian yang melekat pada sosok ibu.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pengabdian aparatur pemasyarakatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Upacara Hari Ibu ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pengabdian yang tulus, kebersamaan, dan kepedulian merupakan fondasi penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara,” tuturnya.

Senada, Inspektur Upacara, Dewi Mashita Gela, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara Hari Ibu memberikan ruang refleksi bagi seluruh pegawai untuk lebih menghargai peran perempuan, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja. Menurutnya, kegiatan ini turut memperkuat rasa kebersamaan dan empati antarpegawai.

“Melalui peringatan Hari Ibu ini, kami diingatkan untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan kebersamaan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan selamat Hari Ibu dan memberikan pesan untuk senantiasa berbakti kepada sosok ibu serta mengucapkan terima kasih kepada sosok ayah yang juga menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.

“Selamat hari Ibu, untuk kita semua yang masih memiliki ibu, ingatlah untuk selalu berkunjung dan berbakti. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak yang juga berperan sebagai sosok ayah dan menjadi pelindung bagi kami para Ibu,” ujarnya.

Sementara itu, Salah seorang Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Majene, Nursyam, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara tersebut. Ia menyampaikan bahwa Hari Ibu menjadi momen penting untuk menguatkan peran perempuan dalam mendukung pengabdian dan kinerja aparatur pemasyarakatan.

“Hari Ibu menjadi pengingat bahwa peran perempuan, khususnya ibu, sangat penting dalam membangun ketahanan keluarga dan mendukung pengabdian suami sebagai aparatur negara,” ujarnya.

Melalui Upacara Peringatan Hari Ibu ini, Rutan Majene berharap nilai pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian dapat terus tertanam dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis, humanis, dan profesional.

 

IMPAS PRIMA

(Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan