Rutan Pasangkayu Lakukan Studi Tiru Pembinaan Tenun di Rutan Donggala
Langkah Peningkatan Pembinaan Keterampilan Warga Binaan
Pasangkayu, 01 Desember 2025 — Rutan Kelas IIB Pasangkayu melakukan studi tiru ke Rutan Donggala untuk mempelajari pembinaan keterampilan anyaman kain tenun yang telah berhasil diterapkan di sana. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membuka peluang baru bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan kerja dan rasa percaya diri.
Kunjungan ini bertujuan menggali apa saja pola pembinaan, bagaimana proses belajar, serta mengapa program ini mampu memberikan perubahan positif bagi warga binaan di Rutan Donggala. Para petugas Pasangkayu melihat langsung proses pembuatan tenun dari tahap awal hingga akhir, termasuk cara pelatihan diberikan dengan metode sederhana dan ramah pemula.
Warga binaan di Rutan Donggala tampak antusias menunjukkan hasil karya mereka. Senyum bangga terlihat ketika mereka bercerita bahwa keterampilan ini membuat mereka merasa lebih dihargai, lebih tenang, dan punya harapan baru ketika kembali ke masyarakat. Inilah dampak humanis yang ingin dibawa pulang oleh Rutan Pasangkayu: pembinaan yang tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga memulihkan rasa percaya diri.
Dari kegiatan ini, Rutan Pasangkayu mendapat gambaran bagaimana program tenun dapat diterapkan secara efektif: mulai dari penyiapan alat sederhana, pola pembelajaran bertahap, hingga cara menciptakan suasana latihan yang membuat warga binaan merasa didukung, bukan dihakimi. Program ini diharapkan menjadi ruang baru bagi mereka untuk berkarya dan menunjukkan perubahan nyata.
Ke depan, hasil studi tiru ini akan menjadi dasar pembentukan program serupa di Rutan Pasangkayu. Harapannya, anyaman tenun tidak hanya menjadi keterampilan baru, tetapi juga menjadi jembatan bagi warga binaan untuk pulih, berkembang, dan kembali ke masyarakat dengan kepala tegak—membawa harapan yang mereka rajut sendiri, benang demi benang.