Siap memberikan Pengalaman kerja di Bidang Pemasyarakatan, Rutan Mejene Terima 41 Peserta Magang
Rutan Mejene Terima 41 Peserta Magang Nasional Batch II
Bertempat di Aula Rutan, Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menyambut baik kehadiran peserta magang tersebut dan menegaskan bahwa program ini menjadi wadah pembelajaran langsung mengenai manajemen dunia kerja/perkantoran khususnya pada bidang pemasyarakatan.
“Kami membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar secara langsung mengenai tata kelola pelayanan, administrasi, hingga program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran peserta magang Kemenaker ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara Rutan Majene dan Kemenaker dalam meningkatkan kompetensi SDM,” ujar Christy.
Peserta magang Kemenaker yang diterima sejumlah 41 orang akan ditempatkan pada sejumlah bidang, di antaranya Sub seksi Pelayanan Tahanan, Sub seksi Pengeliolaan, Kesekretariatan dan Umum, serta bidang IT.
Selama menjalani masa magang, para peserta akan terlibat dalam kegiatan pelayanan publik, pengarsipan, pendampingan program pembinaan warga binaan, serta penerapan teknologi informasi yang diterapkan di Rutan Majene.
Salah satu mentor magang sekaligus JF Pembina Keamanan Pemasyarakatan, Ichsanulhaq, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Kemenaker dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman kerja langsung serta pemahaman mendalam tentang sistem pemasyarakatan modern.
“Kami sebagai mentor peserta magang sudah mempersiapkan diri untuk memberikan pengalaman magang berbasis kompetensi. Kami berharap peserta dapat mengembangkan kemampuan profesional serta menambah wawasan tentang pelayanan publik,” jelasnya.
Salah satu peserta magang Kemenaker, Dewi Fortuna, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Rutan Kelas IIB Majene.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang begitu ramah dan terbuka dari pihak Rutan Majene. Sejak hari pertama, kami merasa dihargai sebagai bagian dari tim. Penjelasan mengenai alur kerja, pelayanan, serta program pembinaan sangat membantu kami memahami tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Dewi.
Rutan Majene berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi peserta magang maupun instansi. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kompetensi kerja Kemenaker, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam melakukan pelayanan pemasyarakatan yang lebih profesional, humanis, dan transparan.
IMIPAS PRIMA
"Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel"