Tanam Asa, Panen Perubahan: Rutan Majene Maksimalkan Program Ketahanan Pangan Melalui Keterampilan Berkebun Warga Binaan
Rutan Majene Maksimalkan Program Ketahanan Pangan Melalui Keterampilan Berkebun Warga Binaan
MAJENE - Rutane News – Sebagai bentuk dukungan program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Majene melaksanakan kegiatan pembinaan melalui keterampilan berkebun (10/06). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis di bidang pertanian kepada warga binaan.
Program pembinaan tersebut meliputi kegiatan penanaman, penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, hingga pengendalian hama tanaman tomat. Seluruh proses dilakukan secara terarah dengan pendampingan petugas pembinaan agar warga binaan dapat memahami teknik budidaya yang baik dan benar.
Petugas Pembinaan, Munardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab warga binaan.
“Melalui kegiatan perawatan tanaman tomat ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan. Selain mengisi kegiatan positif selama menjalani masa pembinaan, program ini juga diharapkan dapat menjadi kemampuan yang dapat diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan, Christy J. Thenu, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kegiatan ketahanan pangan melalui budidaya tanaman tomat ini merupakan bentuk nyata pembinaan produktif di dalam rutan. Kami berharap warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan baru sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkap Kepala Rutan.
Program ini mendapat antusias dari warga binaan karena selain memberikan pengetahuan baru, hasil panen tanaman tomat juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan rutan.
Asmadi, warga binaan yang mengikuti program pembinaan, mengaku senang dan antusias dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan perawatan tanaman tomat memberikan pengalaman baru serta menambah keterampilan yang bermanfaat.
“saya merasa senang karena mendapatkan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Selain menambah pengetahuan tentang cara merawat tanaman tomat, kegiatan ini juga membuat saya lebih produktif selama menjalani masa pembinaan. saya berharap keterampilan ini nantinya bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Rutan terus berkomitmen menghadirkan program-program positif dan produktif sebagai bagian dari upaya pembinaan yang humanis, bermanfaat, dan berkelanjutan.
IMIPAS PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel)