Tes Urine di Rutan Pasangkayu, Warga Binaan dan Petugas Tunjukkan Komitmen Hidup Bersih
Langkah sederhana deteksi dini narkoba demi lingkungan rutan yang bersih, aman, dan penuh harapan.
Rabu, 7 Januari 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pasangkayu melaksanakan tes urine kepada warga binaan dan petugas. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di dalam rutan. Pemeriksaan berlangsung tertib, terbuka, dan penuh suasana saling menghargai.
Tes urine ini menyasar dua pihak utama, yakni warga binaan dan petugas, sebagai bentuk keadilan dan komitmen bersama. Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi pengingat sekaligus penguat niat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik. Beberapa warga tampak tenang dan kooperatif, bahkan saling menyemangati satu sama lain saat menunggu giliran pemeriksaan.
Pelaksanaan tes dilakukan secara sederhana namun serius. Petugas mendampingi dengan pendekatan yang humanis, menjelaskan proses pemeriksaan secara jelas agar tidak menimbulkan kecemasan. Interaksi yang hangat ini membuat kegiatan berjalan lancar dan menciptakan rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan.
Hasil tes menunjukkan kabar menggembirakan: tidak ditemukan satu pun warga binaan maupun petugas yang terindikasi positif menggunakan narkotika. Hasil ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti nyata bahwa lingkungan Rutan Pasangkayu berada dalam kondisi yang sehat dan aman dari pengaruh narkoba.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pasangkayu berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh semua pihak. Lingkungan yang bersih dari narkotika membuat warga binaan lebih fokus pada proses pembinaan dan perubahan diri, sementara petugas dapat bekerja dengan rasa aman dan tenang. Tes urine ini menjadi langkah kecil namun bermakna, menegaskan bahwa hidup bersih dan saling menjaga adalah kunci terciptanya rutan yang humanis dan berdaya pulih.