Warga Binaan Rutan Majene Semakin Kreatif, Hasilkan Beragam Kerajinan Produk UMKM

Warga Binaan Rutan Majene Hasilkan Beragam Kerajinan Produk UMKM

Berbagai karya yang dihasilkan meliputi anyaman piring lidi , keranjang pakaian, keranjang tempat air kemasan, lampion, tudung saji,  hingga produk yang terbuat dari barang bekas yang memiliki nilai jual. Setiap produk dibuat dengan teliti, memanfaatkan bahan ramah lingkungan serta memadukan unsur seni lokal daerah sehingga memiliki nilai jual unik.

Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif selama menjalani masa pidana. “Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya sekadar menjalani hukuman, tetapi juga pulih, berdaya, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.

Program pembinaan tersebut rutin dilakukan melalui pendampingan instruktur baik dari luar maupun langsung dari petugas Rutan, serta kolaborasi dengan dinas terkait dan pelaku UMKM setempat. Selain menambah keahlian, kegiatan produktif ini juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh penghasilan dari setiap produk yang terjual.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti program pembinaan kerajinan mengaku merasakan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.

“Awalnya saya tidak tahu cara membuat kerajinan seperti ini, tapi setelah ikut pelatihan, saya jadi punya keterampilan baru. Kami merasa lebih percaya diri karena hasil karya kami bisa bermanfaat dan bahkan dibeli oleh masyarakat,” ungkapnya.

Masyarakat pun mulai memberikan apresiasi positif terhadap hasil karya warga binaan. Produk-produk tersebut juga telah dipasarkan melalui pameran lokal, bazar UMKM, serta etalase penjualan di lingkungan Rutan Majene.

Petugas Rutan sekaligus pembina kemandirian, Yusrianto, mengungkapkan harapannya. Ke depan, pihak Rutan menargetkan perluasan pemasaran secara digital guna menjangkau konsumen lebih luas.

“Kami berharap dukungan masyarakat terus mengalir. Setiap pembelian produk bukan hanya mendapatkan barang berkualitas, tetapi juga turut mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan,” Ucapnya.

Dengan semakin berkembangnya kreativitas warga binaan, Rutan Majene menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menciptakan SDM yang lebih mandiri dan siap berkontribusi positif setelah bebas.

IMIPAS PRIMA

"Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel"

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan