Wujudkan Hak Pendidikan, LPKA Mamuju Awasi Ujian Sekolah Anak Binaan dengan Ketat dan Humanis
LPKA Kelas II Mamuju Awasi Ujian Sekolah Anak Binaan dengan Ketat dan Humanis
Mamuju, Humas LPKA - Dalam upaya memastikan pemenuhan hak pendidikan bagi anak binaan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju melaksanakan pengawasan ujian sekolah yang diikuti oleh anak binaan. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kerja sama dengan MA DDI Lombang-Lombang, sebagai lembaga pendidikan yang menaungi proses evaluasi pembelajaran para peserta didik.
Pelaksanaan ujian berlangsung di ruang kelas LPKA Mamuju dengan pengawasan ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas LPKA dan pihak sekolah turut memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari penyediaan sarana, ketertiban pelaksanaan, hingga pendampingan kepada anak binaan agar dapat mengerjakan soal dengan nyaman dan fokus.
Melalui kegiatan ini, LPKA Mamuju menegaskan komitmennya untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak binaan. Diharapkan, ujian sekolah ini tidak hanya menjadi momen evaluasi akademik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam membangun motivasi, kepercayaan diri, dan masa depan yang lebih baik bagi mereka.
Dengan dukungan dari MA DDI Lombang-Lombang, LPKA Mamuju terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang positif sehingga setiap anak binaan dapat terus berkembang dan meraih prestasi meskipun sedang menjalani pembinaan.
LPKA Mamuju menegaskan komitmennya untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak binaan. Diharapkan, ujian sekolah ini tidak hanya menjadi momen evaluasi akademik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam membangun motivasi, kepercayaan diri, dan masa depan yang lebih baik bagi mereka.
Melalui pelaksanaan UAS ganjil ini, diharapkan anak binaan dapat meningkatkan semangat belajar sekaligus memperkuat rasa percaya diri mereka dalam menghadapi tantangan akademik. Selain itu, dukungan dan pendampingan langsung dari pegawai pembina serta peserta magang menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan humanis.