31 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas III Mamuju Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H
Berkah Idul Fitri, 31 Warga Binaan Lapas Perempuan Mamuju Mendapat Remisi
Mamuju, 21 Maret 2026— Sebanyak 31 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju menerima remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, disiplin, dan patuh terhadap peraturan selama menjalani masa pidana.
Acara penerimaan remisi dilaksanakan secara khidmat di aula Lapas, dengan tetap memperhatikan protokol keamanan dan pengawasan. Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Reva Shilvia Devi, menekankan bahwa remisi bukan hanya bentuk hadiah dalam momen hari raya, tetapi juga sebagai motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan kesadaran untuk hidup lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa momen Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk refleksi diri dan menanamkan nilai-nilai kebaikan. “Remisi yang diberikan hari ini menjadi pengingat bahwa setiap usaha untuk berperilaku baik dan mengikuti aturan tidak akan sia-sia. Ini juga menjadi dorongan bagi semua warga binaan agar tetap fokus pada pembinaan dan persiapan diri menghadapi kehidupan di luar lapas,” ujarnya.
Warga binaan yang menerima remisi terlihat bahagia dan penuh rasa syukur. Beberapa menyampaikan harapan agar momen ini menjadi titik awal untuk memperbaiki diri, menjaga sikap, dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Pemberian remisi khusus ini diharapkan dapat membangun motivasi positif, memperkuat nilai disiplin, serta menumbuhkan kesadaran hukum dan moral.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek hukuman, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, dan tanggung jawab sosial. Dengan semangat Idul Fitri, warga binaan diharapkan mampu mengambil hikmah dari kesempatan remisi ini, memaknai setiap hari sebagai kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, serta mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.