Alunan Marawis Bangun Semangat Pembinaan, Warga Binaan Lapas Perempuan Mamuju Antusias Asah Bakat Seni Islami
Melalui pembinaan marawis, Lapas Perempuan Mamuju terus mendorong pengembangan potensi warga binaan sebagai bekal positif untuk proses reintegrasi ke masyarakat.
Mamuju, 2 Juli 2026 - Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak menghiasi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju saat sejumlah warga binaan mengikuti kegiatan pembinaan melalui pelatihan seni marawis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan mengembangkan potensi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter positif warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Pelatihan marawis kali ini menghadirkan Grup Marawis Salman Al Farizi Mamuju sebagai instruktur. Dengan penuh kesabaran, para pelatih membimbing warga binaan dalam mengenal teknik dasar memainkan alat musik marawis, menyelaraskan irama, hingga membangun kekompakan dalam setiap penampilan. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap arahan dan berlatih bersama untuk menghasilkan alunan musik yang harmonis.
Seluruh kegiatan berlangsung dalam pengawasan staf pembinaan Lapas Perempuan Kelas III Mamuju guna memastikan proses pembinaan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kehadiran Grup Marawis Salman Al Farizi Mamuju menjadi wujud sinergi antara Lapas dengan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pembinaan bagi warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni marawis tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga menjadi sarana membangun nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan. "Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Melalui pelatihan marawis ini, kami berharap mereka tidak hanya memperoleh keterampilan seni, tetapi juga memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas III Mamuju terus menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan yang berkualitas, humanis, dan berkelanjutan. Berbagai program pembinaan yang melibatkan partisipasi masyarakat diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi warga binaan dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali sebagai pribadi yang produktif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.