Dukung Program AKSI Kemenimipas, Rutan Majene Panen 30 Kilogram Tomat di Area Branggang
Rutan Majene Panen 30 Kilogram Tomat di Area Branggang
MAJENE - Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene bersama petugas jaga melaksanakan kegiatan panen tomat di Area Branggang Rutan Majene, Selasa (7/7). Dari hasil panen tersebut, berhasil diperoleh sebanyak 30 kilogram tomat yang merupakan hasil budidaya dan perawatan secara berkelanjutan di area Branggang.
Kegiatan panen ini merupakan bagian dari upaya Rutan Majene dalam mendukung Program AKSI Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia menjadi area produktif. Selain menghasilkan komoditas pertanian yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian dan peningkatan keterampilan di bidang pertanian bagi warga binaan.
Panen tomat dilakukan oleh jajaran pegawai, petugas jaga, bersama warga binaan dengan penuh semangat. Hasil panen yang diperoleh menunjukkan keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di Area Branggang yang selama ini dirawat secara rutin melalui kegiatan penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pengelolaan lahan pertanian hingga menghasilkan panen yang baik. Menurutnya, kegiatan pertanian produktif ini merupakan bentuk nyata komitmen Rutan Majene dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan.
"Panen tomat ini menjadi bukti bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan komoditas pertanian yang bernilai. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat produktivitas dan kemandirian," ujar Karutan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Nasruddin, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran yang secara konsisten melakukan pemeliharaan tanaman sejak proses penanaman hingga masa panen.
"Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara petugas dan warga binaan. Kami terus melakukan pendampingan dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat, baik sebagai bentuk pembinaan kemandirian maupun dalam mendukung program ketahanan pangan," jelas Nasruddin.
Sementara itu, Asmadi, salah satu warga binaan yang turut terlibat dalam proses budidaya hingga panen tomat, mengaku bersyukur dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan baru selama mengikuti kegiatan pertanian di Area Branggang.
"Kami merasa senang karena diberi kesempatan untuk belajar bercocok tanam. Mulai dari menanam, merawat hingga memanen tomat memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat. Semoga ilmu yang kami peroleh di sini dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat nanti," ungkap Asmadi.
Melalui kegiatan ini, Rutan Majene berharap dapat terus menghadirkan inovasi dan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Optimalisasi lahan pertanian di Area Branggang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bernilai dan siap diterapkan setelah selesai menjalani masa pidana.