Dukung Program Ketahanan Pangan, Kalapas Pimpin Panen Kacang di Lapas Perempuan Mamuju
Kalapas Perempuan Mamuju bersama jajaran memastikan hasil panen kacang berjalan optimal sebagai wujud pembinaan kemandirian dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan lapas
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju, Reva Shilvia Devi, bersama jajaran petugas, peserta magang, dan warga binaan melaksanakan kegiatan panen kacang di kebun lapas sebagai bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian produktif.
Panen dilaksanakan di lahan kebun lapas yang sebelumnya telah dikelola secara terencana, mulai dari tahap pengolahan tanah, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Warga binaan yang terlibat dalam program ini tampak antusias memetik hasil kerja keras mereka, sementara peserta magang turut memperoleh pengalaman praktik secara langsung dalam pengelolaan pertanian berbasis pembinaan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali keterampilan pertanian, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam mengelola sumber daya secara produktif. Hasil panen kacang tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal lapas, sekaligus mendorong efisiensi dan kemandirian pangan.
Dalam keterangannya, Kalapas menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara petugas, peserta magang, dan warga binaan. “Panen kacang ini merupakan bukti bahwa Program Ketahanan Pangan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan sebagai sarana pembinaan keterampilan yang bermanfaat serta mendukung kemandirian lapas,” ujar Reva Shilvia Devi.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Mamuju menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, terarah, dan berkelanjutan. Sinergi seluruh unsur yang terlibat diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Program Ketahanan Pangan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aktif, mandiri, dan berdaya guna.