Jejak Kemandirian Warga Binaan Lapas Perempuan Mamuju dalam Mengasah Keterampilan Lewat Kerajinan Talikur
Kerajinan Talikur sebagai Sarana Pembinaan Keterampilan dan Karakter Warga Binaan
Selain keterampilan teknis, kegiatan ayaman talikur juga menjadi sarana untuk menumbuhkan karakter positif, seperti rasa tanggung jawab, kebanggaan atas hasil karya, dan kemampuan bekerja sama dengan sesama warga binaan. Proses ini mendukung pembinaan personal dan sosial, sehingga warga binaan dapat lebih percaya diri dan mandiri.
Kerajinan talikur juga memperkenalkan nilai budaya lokal melalui motif dan teknik ayaman tradisional, sehingga kegiatan ini tidak hanya bernilai praktis, tetapi juga edukatif dan kultural. Warga binaan diajak untuk memahami dan menghargai warisan budaya sambil mengasah keterampilan yang dapat digunakan secara produktif.
Kegiatan kerajinan ayaman talikur diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat, baik sebagai peluang usaha mandiri maupun pengembangan kreativitas personal, sekaligus memperkuat kemandirian dan pemberdayaan warga binaan Lapas Perempuan Mamuju.