Kembangkan Bakat dan Kepercayaan Diri WBP, Melalui Pembinaan Seni Tari di Lapas Perempuan Mamuju
Melalui Gerak dan Irama, WBP Lapas Perempuan Mamuju Asah Potensi, Bangun Percaya Diri, dan Tumbuhkan Semangat Positif
Mamuju, 2 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan yang positif dan produktif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui kegiatan pembinaan seni tari. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para WBP untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni sekaligus sebagai sarana pengembangan diri.
Pembinaan tarian dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan petugas, di mana para WBP dilatih berbagai gerakan dasar hingga koreografi yang terstruktur. Dengan penuh semangat, para peserta mengikuti setiap sesi latihan yang tidak hanya menuntut ketepatan gerakan, tetapi juga kekompakan dan penghayatan dalam menari. Hal ini menjadikan kegiatan tari sebagai media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Selain mengasah keterampilan, pembinaan tarian juga memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis WBP. Melalui kegiatan ini, mereka dapat mengurangi rasa jenuh, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun semangat kebersamaan. Interaksi yang terjalin selama latihan turut memperkuat solidaritas antar warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Mamuju Reva Shilvia Devi, menyampaikan bahwa pembinaan seni tari merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter yang lebih baik. “Kami berharap melalui pembinaan ini, para WBP tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mental yang kuat dan sikap positif sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Dengan adanya pembinaan tarian yang berkelanjutan, diharapkan para WBP mampu mengembangkan potensi diri secara maksimal serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk belajar, berkarya, dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.