Lapas Kelas IIB Polewali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi (MBG) melalui produksi roti unggulan “Roti Lapole”
Lapas Polewali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi (MBG) melalui produksi roti unggulan “Roti Lapole”
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi (MBG) melalui produksi roti unggulan “Roti Lapole”, Senin (24/11).
Produk hasil pembinaan kemandirian ini kini resmi menjadi salah satu komponen menu bergizi yang disajikan dalam program MBG di lingkungan Lapas Polewali.
Roti Lapole yang diproduksi oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bimbingan Sub Seksi Kegiatan Kerja telah memenuhi standar kebersihan dan kandungan gizi. Hal ini menjadikan Roti Lapole tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga dipercaya sebagai alternatif pangan berkualitas yang aman dan sehat.
Keberhasilan produksi Roti Lapole semakin terbukti setelah menarik perhatian salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Polewali Mandar. Ketertarikan tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk binaan WBP mampu bersaing dan memenuhi standar pelayanan makanan bergizi.
Kalapas Polewali, Sudarno menyampaikan bahwa produksi Roti Lapole merupakan salah satu wujud nyata suksesnya program pembinaan kepribadian sekaligus pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Polewali. Melalui kegiatan ini, WBP dibekali keterampilan praktis di bidang tata boga sehingga kelak dapat menjadi modal untuk kembali berkarya setelah bebas.
Lapas Polewali akan terus meningkatkan kualitas produksi dan memaksimalkan potensi WBP agar program pembinaan dapat memberikan manfaat nyata baik di dalam maupun di luar lingkungan lapas.