Lapas Perempuan Mamuju Perkuat Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman 100 Polybag Tomat dan Cabai
Wujudkan Kemandirian, Lapas Perempuan Mamuju Galakkan Penanaman Hortikultura
Kegiatan ini melibatkan langsung warga binaan yang mengikuti tahapan penanaman mulai dari proses persiapan media tanam, pencampuran pupuk, pengisian polybag, hingga penanaman bibit. Seluruh rangkaian dilaksanakan di bawah pengawasan staf pembinaan, Bapak A.Fahruddin, sehingga pembinaan kemandirian dapat berjalan secara terarah dan tepat guna. Selain memberikan keterampilan bercocok tanam, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan pola pikir produktif bagi warga binaan.
Kalapas Perempuan Mamuju, Ibu Reva Shilvia Devi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembinaan yang dikembangkan secara berkelanjutan. “Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak. Kami ingin warga binaan memperoleh keterampilan baru dan memahami pentingnya kemandirian pangan. Melalui penanaman tomat dan cabai ini, mereka belajar merawat sesuatu dari awal hingga menghasilkan. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali membangun kehidupan di luar nantinya,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar kegiatan menanam, program ketahanan pangan ini sekaligus menciptakan lingkungan lapas yang hijau, sehat, dan bernilai edukatif. Warga binaan yang terlibat merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini karena dapat mengisi waktu dengan aktivitas positif, mengasah keterampilan baru, serta meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan bekerja dalam tim.
Dengan adanya penanaman 100 polybag tomat dan cabai ini, Lapas Perempuan Mamuju optimis dapat terus memperkuat ketahanan pangan internal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga binaan. Hasil panen nantinya diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas atau menjadi bagian dari program pembinaan lanjutan, sehingga mewujudkan lapas yang mandiri dan berdaya guna.