Monitoring Pertanian Awal Tahun 2026, Lapas Polewali Pastikan Program Kemandirian Berjalan Optimal
Monitoring Kegiatan Pertanian di Awal Tahun 2026 Pada Area Brandgang Lapas Kelas IIB Polewali
Monitoring Kegiatan Pertanian di Awal Tahun 2026 Pada Area Brandgang Lapas Polewali
Polewali Mandar, lapaspolewali.kemenkumham.go.id – #LuluareLapole Mengawali agenda kerja pada awal tahun 2026, Subseksi Kegiatan Kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama jajaran melaksanakan monitoring intensif di area brandgang untuk meninjau langsung progres sektor agribisnis, Jum’at (2/1).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen instansi dalam memastikan seluruh program kemandirian tetap berjalan stabil dan produktif pasca pergantian tahun. Fokus utama dalam peninjauan ini adalah menjaga keberlanjutan sektor pertanian yang memanfaatkan lahan tersedia di area steril Lapas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lahan pertanian dan sistem irigasi yang mengalir di sepanjang area brandgang. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa sarana pendukung pertanian tidak mengalami kendala teknis, mengingat ketersediaan air dan kesuburan tanah merupakan faktor kunci dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, petugas juga mengecek kesehatan berbagai jenis tanaman hortikultura yang sedang dibudidayakan untuk mengantisipasi potensi serangan hama.
Pemanfaatan area brandgang sebagai lahan produktif merupakan strategi Lapas Polewali dalam memberdayakan warga binaan agar memiliki keahlian praktis di bidang pertanian. Melalui pengawasan ketat dari Subseksi Kegiatan Kerja, aktivitas bercocok tanam ini dipastikan tetap memenuhi standar keamanan tanpa mengurangi kualitas hasil produksi. Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang bagi Lapas untuk berkontribusi secara nyata dalam swasembada pangan internal maupun bagi masyarakat sekitar.
Sebagai penutup, hasil monitoring di awal tahun 2026 ini menunjukkan bahwa seluruh kegiatan pertanian di area brandgang berjalan dengan lancar dan sesuai target. Kedepannya, pihak Lapas akan terus meningkatkan diversifikasi tanaman dan optimalisasi lahan guna memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu mencetak warga binaan yang terampil dan mandiri sehingga siap kembali ke masyarakat dengan bekal kemampuan agribisnis yang mumpuni.
Hal ini sejalan dengan slogan pemasyarakatan, "Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat."
Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Ramdani Boy, mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Lapas Polewali.
“Sehingga melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Ditjenpas Sulbar” tutup salah seorang Pimti Pratama di Lingkungan Kemenimipas di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto itu di sela-sela waktunya.
#Kemenimipas #Menimipas #AgusAndrianto #Ditjenpas #Pemasyarakatan #Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #RamdaniBoy #Sudarno Sudarno Lapas Polewali
(Humas Lapole, Januari 2026)