Pembinaan dan Pemberdayaan Perempuan:Kalapas Perempuan Mamuju Hadiri Dialog Interaktif RRI Mamuju
Kalapas Perempuan Mamuju Jadi Narasumber Dialog Interaktif RRI Bahas Pembinaan dan Pemberdayaan Warga Binaan
Dalam dialog tersebut, Ibu Reva Shilvia Devi memaparkan berbagai bentuk pembinaan dan pemberdayaan yang selama ini telah dilaksanakan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan, sebagai bagian dari upaya pemulihan, rehabilitasi sosial, dan persiapan reintegrasi mereka ke masyarakat. Pembinaan mencakup aspek kepribadian dan kemandirian, mulai dari pembinaan keagamaan, konseling, literasi, pelatihan pembekalan keterampilan, hingga pengembangan usaha produktif warga binaan.
Beberapa program pemberdayaan yang disampaikan antara lain pelatihan kerajinan tangan, tata boga, pembuatan roti dan kue, menjahit, hingga pengolahan produk kreatif yang dapat menjadi keterampilan berharga bagi WBP setelah bebas nanti. Kalapas juga menekankan bahwa program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan percaya diri WBP agar dapat kembali berdaya dan memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih baik di masyarakat.
Kegiatan ini juga membuka sesi tanya jawab secara langsung dengan pendengar RRI Mamuju, yang antusias mengajukan pertanyaan terkait proses pembinaan, pemanfaatan hasil karya WBP, hingga peluang kerja bagi mantan warga binaan. Interaksi ini menjadi ruang penting untuk memperluas pemahaman publik mengenai sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan (restoratif) dan pemberdayaan perempuan.
RRI Mamuju mengapresiasi kehadiran Kalapas dan menjadikan dialog tersebut sebagai bagian dari dukungan media untuk menyebarkan informasi positif tentang pemasyarakatan, khususnya pembinaan perempuan di lingkungan Lapas Perempuan Mamuju. Melalui siaran langsung ini, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga lembaga pembinaan yang memberi kesempatan perubahan hidup bagi perempuan.