Penebaran Ikan Lele, Wujudkan Pembinaan Kreatif, Produktif, dan Penuh Harapan
Budidaya lele sebagai sarana pembinaan yang mendorong kreativitas, produktivitas, dan optimisme warga binaan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Mamuju bersama jajaran melaksanakan kegiatan penebaran 300 benih ikan lele di kolam budidaya dalam area lapas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus optimalisasi sarana pembinaan berbasis keterampilan produktif.
Penebaran benih ikan lele tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Mamuju, Reva Shilvia Devi, yang turut didampingi pejabat struktural dan petugas. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan bahwa budidaya perikanan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian bagi warga binaan.
Program budidaya lele ini dirancang sebagai sarana pelatihan berkelanjutan, mulai dari proses pemeliharaan, pemberian pakan, hingga panen dan pengelolaan hasil. Selain berpotensi mendukung kebutuhan konsumsi internal, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan produktivitas yang bernilai ekonomis. Dengan demikian, warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan yang aplikatif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Lapas Perempuan Mamuju dalam menghadirkan pembinaan yang inovatif dan berorientasi hasil. Melalui penebaran benih ikan lele ini, lapas tidak hanya membangun program ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru akan masa depan yang lebih mandiri dan produktif bagi warga binaan.