Penggeledahan Rutin Humanis, Lapas Perempuan Mamuju Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib
Penggeledahan rutin secara humanis dilakukan Lapas Perempuan Mamuju sebagai langkah deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan blok hunian.
Mamuju, 19 Mei 2026 - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mamuju kembali melaksanakan kegiatan penggeledahan rutin di area blok hunian warga binaan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan lapas. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala guna memastikan situasi lapas tetap aman dan kondusif.
Penggeledahan dilakukan oleh staf keamanan dan ketertiban (kamtib) bersama regu pengamanan dengan menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang di dalam kamar hunian guna mengantisipasi adanya benda terlarang maupun barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Selama kegiatan berlangsung, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada warga binaan. Penggeledahan dilakukan secara tertib, sopan, dan profesional dengan tetap memperhatikan kenyamanan serta hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas. Selain itu, penggeledahan rutin juga menjadi salah satu bentuk komitmen jajaran Lapas Perempuan Mamuju dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh penghuni lapas.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan juga diingatkan untuk terus mematuhi aturan yang berlaku serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan hunian. Sinergi antara petugas dan warga binaan dinilai penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang aman dan nyaman di dalam lapas.
Kepala Lapas Perempuan Mamuju, Ibu Reva Shilvia Devu menyampaikan “Kegiatan ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban lapas. Dalam pelaksanaannya, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis agar proses pembinaan tetap berjalan dengan baik dan kondusif,” ujarnya.