Progres Signifikan:Budidaya Maggot LPP Mamuju Siap Jadi Pakan Ternak
Hasilkan 1000 Larva, Program Budidaya Maggot LPP Mamuju Semakin Berkembang
Pada tahap terbaru, budidaya maggot telah memasuki fase larva, di mana sekitar 1.000 telur berhasil menetas dan berkembang secara optimal. Tahap larva merupakan fase krusial dalam siklus hidup Black Soldier Fly (BSF), karena pada fase inilah maggot memiliki kandungan protein tertinggi dan siap dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Keberhasilan penetasan ini menunjukkan bahwa proses budidaya telah berjalan dengan baik, mulai dari penyiapan media organik, pengaturan kelembapan, hingga manajemen kebersihan wadah.
Maggot yang dibudidayakan ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam dan burung yang dipelihara di Lapas Perempuan Mamuju. Program ini memberikan dampak langsung dalam mengurangi biaya operasional penyediaan pakan sekaligus mendukung ekosistem ramah lingkungan dengan mengolah limbah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna. Selain itu, keberhasilan tahap larva ini membuka peluang bagi lapas untuk memperluas skala budidaya sehingga keberlanjutan program dapat terus terjaga.
Staf pembinaan yang terlibat aktif dalam pemantauan budidaya memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar, mulai dari pemeriksaan harian, pengaturan suhu dan ventilasi, hingga persiapan media lanjutan untuk proses pengembangbiakan selanjutnya. Dengan metode yang tepat dan pendampingan intensif, budidaya maggot diharapkan menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian yang produktif dan bernilai edukasi bagi warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Mamuju, Reva Shilvia Devi, memberikan apresiasi atas progres yang dicapai dan menegaskan komitmen lapas dalam mengembangkan program berbasis lingkungan. “Pencapaian penetasan sekitar seribu telur hingga memasuki tahap larva ini menunjukkan bahwa budidaya maggot dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi lapas,” ujar Kalapas
Dengan capaian ini, Lapas Perempuan Mamuju semakin memperkuat langkah dalam menciptakan program pembinaan yang inovatif, ramah lingkungan, dan berdampak positif baik bagi operasional lapas maupun masa depan warga binaan.